Gerebek Kasino Terselubung, Polisi Tetapkan 91 Tersangka

- Rabu, 9 Oktober 2019 | 07:17 WIB
Kabid humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kiri depan) dan Kanit 3 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Abdul Rahim (kanan depan) menunjukkan barang bukti dan tersangka saat rilis kasus judi kasino di Apartemen Robinson, Jakarta, Selasa (8/10/2019). Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan 133 orang diantaranya 91 orang tersangka dan 42 orang saksi dari lantai 29 Apartemen Robinson, Penjaringan pada Minggu (6/10) karena menjalankan aktivitas judi yaitu roulette, tashio, bac
Kabid humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kiri depan) dan Kanit 3 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Abdul Rahim (kanan depan) menunjukkan barang bukti dan tersangka saat rilis kasus judi kasino di Apartemen Robinson, Jakarta, Selasa (8/10/2019). Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan 133 orang diantaranya 91 orang tersangka dan 42 orang saksi dari lantai 29 Apartemen Robinson, Penjaringan pada Minggu (6/10) karena menjalankan aktivitas judi yaitu roulette, tashio, bac

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Polda Metro Jaya menetapkan 91 tersangka dalam pengungkapan kasus kasino tersembunyi yang berlokasi di Apartemen Robinson Lt 29, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Kami amankan ada 133 orang, lakukan pemilahan dan pemeriksaan, kami tetapkan 91 tersangka. Dari 91 orang itu, 42 penyelenggara, pemainnya 49 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, dalam gelar perkara kasino tersembunyi, Selasa (8/10/2019). 

Sedangkan 42 orang sisanya telah ditetapkan sebagai saksi oleh penyidik Polda Metro Jaya.

"42 lainnya menjadi saksi," kata Argo.

AYO BACA : Skandal KPK Bakal Terbuka Seiring Waktu

Satu orang pejudi dilaporkan tewas akibat terjatuh dari lantai 29 Apartemen Robinson saat berusaha kabur dari penggerebekan tersebut.

Argo mengatakan pihaknya menggerebek kasino di Apartemen Robinson itu setelah mendapatkan informasi yang akurat dari warga masyarakat.

Berdasarkan informasi tersebut Tim Subdit Jatanras kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek tempat tersebut, pada Minggu (6/10/2019).

"Jadi info ini kemudian ditindaklanjuti, hari Minggu tanggal 6 Oktober sekitar pukul 18.30 WIB, Tim Jatanras naik ke lantai ini dan melakukan penangkapan dan saat tim datang ada pemain yang sedang main, karyawan sedang berkegiatan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Telepon PM Kamboja, Jokowi Bicara Persoalan Myanmar

Sabtu, 22 Januari 2022 | 20:57 WIB
X