Hadapi Virus Korona, Aprindo Imbau Masyarakat Tak Panic Buying

- Senin, 2 Maret 2020 | 20:59 WIB
Ketua Aprindo Roy Nicholas Mandey  (Republika/Mutia Ramadhani)
Ketua Aprindo Roy Nicholas Mandey (Republika/Mutia Ramadhani)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dalam menghadapi wabah virus corona. Panic buying sendiri adalah respon customer secara psikologis yang mendorong membeli suatu produk secara berlebihan.

AYO BACA : Menkes Terawan: Orang Sehat Tak Perlu Pakai Masker

Ketua Umum Aprindo, Roy N Mandey mengatakan, panic buying hanya memicu kepanikan masyarakat semakin meluas. Roy menilai masyarakat tidak perlu berlebihan membeli produk tertentu, terlebih ketika stok produk masih aman. 

AYO BACA : Persekat Optimis Stadion Trisanja Lolos Verifikasi

"Tindakan yang berlebihan ini justru membuat kepanikan atau fobia baru lainnya yang tidak perlu terjadi, di saat sebenarnya seluruh kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi dan tercukupi dengan baik," katanya melalui keterangan resmi, seperti dikutip dari Ayojakarta.com, Senin (2/3/2020).

Roy menuturkan, langkah masyarkat dalam menghadapi wabah corona sebaiknya dengan menjaga kesehatan diri dan keluarga. Dia juga meminta masyarakat tidak terprovokasi kabar hoaks yang disebarkan oknum tertentu.

"Percaya dan mengikuti berita yang disampaikan oleh kementerian/lembaga pemerintah, yang secara langsung disiarkan melalui jaringan media massa terpercaya dan kompeten di seluruh wilayah Indonesia," jelas Roy.

Dia juga meminta agar peritel anggota Aprindo tetap melayani kebutuhan masyarakat. Roy ingin memastikan bahwa kebutuhan masyarakat tercukupi dengan baik. (Khoirur Rozi)

AYO BACA : Warga Depok Positif Korona, Ayu Ting Ting: Serem Juga

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Telepon PM Kamboja, Jokowi Bicara Persoalan Myanmar

Sabtu, 22 Januari 2022 | 20:57 WIB
X