Sebar Hoaks Virus Korona, Bisa Dipenjara 6 Tahun dan Denda 1 Miliar

- Selasa, 3 Maret 2020 | 16:09 WIB
Ilustrasi (Istimewa)
Ilustrasi (Istimewa)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate menegaskan, bakal menindak penyebar hoaks virus Korona di Indonesia. Hal tersebut dapat merugikan diri pribadi, keluarga, masyarakat hingga bangsa dan negara. 

“Kami Kominfo sudah berkomunikasi dengan Kepolisian RI untuk mengambil tindakan-tindakan penindakan hukum karena masalah coronavirus bukan lagi masalah epidemik di dalam negara kita tetapi telah menjadi masalah global,” ujar Plate ditemui di sela acara Grab Ventures Velocity di Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Plate mengatakan, bahwa memproduksi dan menyebarkan hoaks telah diatur dalam undang-undang, dengan sanksi pidana dan material.

AYO BACA : Setop! Jangan Sebarkan Identitas Pribadi Pasien Virus Korona

“Pidananya 6 tahun, materialnya hampir satu miliar, dan itu tentu law enforcement,” ujar dia.

Menteri Plate juga menyebutkan,hingga, Senin (2/3/2020), telah ada 143 hoaks terkait virus korona. Dia juga mengajak masyarakat untuk ikut melindungi negara dengan tidak menambah daftar panjang catatan Kominfo terkait hoaks virus corona tersebut.

“Saat ini Ibu Pertiwi memanggil kita, memanggil segenap komponen bangsa kita, untuk mari kita menjadi perisai Indonesia. Di bidang informatika cara kita menjadi perisai Ibu Pertiwi adalah tidak memproduksi hoaks, tidak menyebarkan hoaks,” tegas Plate.

AYO BACA : PSIS Mulai Latihan, Dragan Djukanovic Fokus Geber Pressing

Lebih jauh, Plate juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan diri agar terhindar dari virus corona, sebab episentrumnya tidak saja di China, tapi telah menyebar ke negara lainnya, seperti Korea Selatan, Iran dan Italia.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Telepon PM Kamboja, Jokowi Bicara Persoalan Myanmar

Sabtu, 22 Januari 2022 | 20:57 WIB
X