120 Masjid di Jogja Masih Laksanakan Salat Tarawih di Tengah Wabah Korona

- Rabu, 6 Mei 2020 | 18:59 WIB
Pengendara melintas di depan Masjid Baiturrohman di wilayah Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (22/4/2020).- (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)
Pengendara melintas di depan Masjid Baiturrohman di wilayah Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (22/4/2020).- (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

YOGYAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Meskipun pemerintah sudah mengimbau agar tak melaksanakan salat tarawih di masjid, masih ada masjid yang melaksanakan. Setidaknya ada 120 masjid di DIY yang masih menjalankan tarawih di Bulan Ramadan.

Sebelumnya, pemerintah sudah mengimbau untuk tidak melaksanakan salat tarawih berjamaah guna menghindari kemungkinan penularan virus korona di antara para jemaah.

Kami sudah dapat semua data dari kabupaten yang masuk dan memang masih ada 120 masjid yang masih melaksanakan salat tarawih berjamaah, ungkap Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad usai berkoordinasi dengan Sekda DIY di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (06/05/2020).

Untuk mengatasi persoalan ini, Satpol PP bekerja sama dengan Kanwil Kemenag DIY akan melakukan pembinaan pada takmir di masing-masing masjid. Takmir diharapkan bisa memberi pengertian pada jamaah untuk melakukan salat tarawih di rumah masing-masing untuk sementara.

Kerja sama dengan Kanwil Kemenag dilakukan karena Satpol PP tidak bisa melakukan tindakan represif kepada jamaah masjid yang melakukan ibadah. Terlebih, gugus tugas di bidang hukum dalam penanganan COVID-19 di DIY terdiri dari Satpol PP, TNI dan Polri.

Kalau tindakan represif kan tidak pas, apalagi anggota kami memakai seragam. Nanti (dikhawatirkan) tidak bagus, tandasnya.

Oleh sebab itu, sembari menunggu surat edaran dari Gubernur DIY untuk seluruh masjid, Noviar berharap masyarakat bisa memiliki kesadaran untuk tidak berkerumun di masjid. Hal ini penting agar penyebaran COVID-19 tidak semakin masif di DIY.

Hingga Rabu (6/5/2020) jumlah pemudik di DIY sudah mencapai 31.290 orang. Pemudik sebagian besar berasal dari zona merah pandemi COVID-19 dan Anak Buah Kapal (ABK) dari berbagai negara. 

Belum lagi sejumlah pemudik yang diam-diam masuk ke DIY pasca pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat mulai hari ini.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Telepon PM Kamboja, Jokowi Bicara Persoalan Myanmar

Sabtu, 22 Januari 2022 | 20:57 WIB
X