Kejaksaan Ajukan Red Notice ke Interpol Buru Djoko Tjandra

- Senin, 6 Juli 2020 | 13:51 WIB
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Ridwan Ismawanta. (Suara.com/Arga)
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Ridwan Ismawanta. (Suara.com/Arga)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan mengajukan red notice ke Interpol untuk Djoko Tjandra yang kini masih buron. Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Ridwan Ismawanta menegaskan jika buronan kasus cessie Bank Bali itu masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Meski sudah tak lagi masuk daftar red notice sejak 2014, status DPO itu tetap berlaku.

Masih DPO, iya masih DPO. Kalau statusnya dari Kejaksaan, kata Ridwan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (6/7/2020).

AYO BACA : Tak Kuat Nanjak, Truk Tangki Pertamina Melintang di Jalan Wahidin Kota Semarang

Ridwan mengatakan, pihaknya juga sudah mengajukan surat perpanjangan red notice kepada Interpol. Dia menyebut, surat itu kekinian sedang dalam tahap proses.

Kemarin sudah ada permohonan kembali (red notice) tinggal nunggu penerbitannya saja, sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan buronan kasus korupsi cessie Bank Bali Djoko Tjandra tidak lagi masuk daftar red notice interpol sejak 2014. Sehingga, dirinya sudah tidak lagi masuk daftar pencarian orang (DPO).

AYO BACA : 16 Kelurahan di Semarang Berpotensi Terdampak Kekeringan Tahun Ini

Akibatnya, jika benar Djoko Tjandra sudah kembali ke Indonesia, kedatangannya tidak bisa dihalangi pihak imigrasi.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Telepon PM Kamboja, Jokowi Bicara Persoalan Myanmar

Sabtu, 22 Januari 2022 | 20:57 WIB
X