Brigjen Prasetijo Dijerat 2 Pasal Pidana Gara-gara Surat Jalan Djoko Tjandra

- Senin, 20 Juli 2020 | 15:41 WIB
Brigjen Prasetijo Utomo dan Diduga Surat Jalan untuk buronan Djoko Tjandra. (instagram @rifaiwijaya8
Brigjen Prasetijo Utomo dan Diduga Surat Jalan untuk buronan Djoko Tjandra. (instagram @rifaiwijaya8

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Bareskrim Polri bakal mengusut kasus penerbitan surat jalan alias 'surat sakti' yang diterbitkan eks-Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo untuk buronan hak tagih atau cessie Bank Bali, Djoko Tjandra.

Sebelumnya, jenderal bintang satu tersebut dipersangkakan telah melakukan tindak pidana terkait pembuatan surat palsu dan upaya menghalangi penyidikan terhadap buronan Djoko Tjandra.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, hasil laporan interograsi yang dilakukan Divisi Propam Polri terhadap Brigjen Pol Prasetijo pun rencananya akan diserahkan kepada pihaknya Senin (20/7/2020). 

Hasil laporan interograsi tersebut nantinya akan dijadikan dasar laporan untuk memproses perkara pidana terhadap Brigjen Pol Prasetijo.
 
"Dugaan awal melanggar Pasal 221 dan 263 KUHP," kata Listyo kepada wartawan Senin, (20/7/2020).

Berkenaan dengan itu, Listyo mengemukakan pihaknya juga tengah mendalami terkait dugaan adanya aliran uang dari Djoko Tjandra dibalik penerbitan 'surat sakti' hingga persoalan red notice. Di sisi lain, pihaknya juga akan menelusuri pihak lain di luar institusi Polri dibalik perkara tersebut.

AYO BACA : Pulangkan Djoko Tjandra, Presiden Jokowi Diminta Turun Tangan

"Sedangkan untuk pihak-pihak yang terkait di luar institusi Polri saat ini sedang dalam proses lidik dan pendalaman lebih lanjut," ujar Listyo.
 
Nama Brigjen Pol Prasetijo Utomo menjadi perbincangan usai diketahui menerbitkan surat jalan alias 'surat sakti' untuk buronan Djoko Tjandra.

Berdasar foto yang diterima suara.com, surat jalan yang diperuntukkan bagi Djoko Tjandra itu tampak berkop Bareskrim Polri Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS.

Surat jalan tersebut tertera dengan nomor SJ/82/VI/2020/Rokorwas, tertanggal 18 Juni 2020 dan ditandatangani oleh Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo.
 
Dalam surat jalan itu tertera nama Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra dengan jabatan sebagai konsultan.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Telepon PM Kamboja, Jokowi Bicara Persoalan Myanmar

Sabtu, 22 Januari 2022 | 20:57 WIB
X