9 Tokoh Deklarasikan KAMI, Ini Kata Pegamat Politik

- Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:54 WIB
Beberapa tokoh nasional sepakat membentuk koalisi yang akan gencar memberikan kritik ke pemerintah. [Suara.com/Fakhri Fuadi]
Beberapa tokoh nasional sepakat membentuk koalisi yang akan gencar memberikan kritik ke pemerintah. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Sebanyak 9 tokoh oposisi pemerintah telah mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Perkumpulan ini akan gencar memberikan kritik terhadap pemerintah yang sekarang.

Kesembilan tokoh itu adalah mantan Wakil Ketua KPK Abdullah Hehamahua, Emha Ainun Najib, mantan Ketua PP Muhamadiyah Din Syamsudin, Gus Najih, Habib Rizieq, Rizal Ramli, Pengamat Politik Refly Harun, akademisi Rocky Gerung dan Said Didu.

Deklarasi KAMI digelar di kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan pada Minggu (2/8/2020) sore.

Dalam acara tersebut, masing-masing tokoh mengemukakan kondisi negara saat ini yang diklaim sudah dalam keterpurukan.

AYO BACA : Ini Tanda-tanda Pemerintahan Jokowi Otoriter Menurut YLBHI

Din Syamsuddin mengatakan koalisi ini merupakan gerakan moral yang tidak bertujuan untuk menjatuhkan atau memakzulkan kepemimpinan Jokowi. Nantinya kelompok ini akan mengkaji berbagai permasalahan di Indonesia dan menawarkan solusinya.

"Bukan gerakan politik praktis kekuasan. Tidak ada satu katapun bahwa gerakan ini ingin memakzulkan atau memberhentikan seseorang atau sebuah rezim," jelasnya.

Pegamat politik Tony Rosyid berpendapat, terbentuknya KAMI sebagai bentuk sikap para tokoh yang tidak ingin perkembangan Indonesia menuju ke arah yang salah.

"Bisa hancur akibat cara yang keliru dalam mengelola negara. Zig-zag dan cenderung ugal-ugalan," kata Tony kepada Hops.id -- jaringan Suara.com, Senin (3/8/2020).

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Telepon PM Kamboja, Jokowi Bicara Persoalan Myanmar

Sabtu, 22 Januari 2022 | 20:57 WIB
X