UU Cipta Kerja Resmi Digugat ke MK Usai Disahkan Jokowi

- Selasa, 3 November 2020 | 11:19 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi
Gedung Mahkamah Konstitusi

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) resmi mengajukan gugatan judicial review terhadap Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 tahun 2020 yang baru ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Senin (2/11/2020) kemarin.

Dilansir dari laman resmi mkri.id, gugatan itu didaftarkan KSPI secara online dengan nomor tanda terima 2045/PAN.MK/XI/2020 tertanggal 2 November 2020 pukul 22.45 WIB.

"Kami informasikan, bahwa judicial review ke MK sudah didaftarkan," Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI Kahar S Cahyono, Selasa (3/11/2020).

AYO BACA : Jokowi Resmi Resmi Tandatangani UU Cipta Kerja

Gugatan itu memohon Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terhadap UUD 1945, yang diserahkan oleh Ketua KSPI Said Iqbal dan Sekretaris Jenderal KSPI Ramidi.

Selain melakukan upaya konstitusional melalui jalur ayosemarang.com/tag/Mahkamah-Konstitusi">Mahkamah Konstitusi, KSPI juga akan melakukan melanjutkan aksi-aksi dan mogok kerja sesuai dengan hak konstitusional buruh yang diatur dalam undang-undang.

Dia menegaskan, mereka kecewa dengan penandatanganan tersebut dan mendesak Jokowi mencabut dan membatalkannya.

AYO BACA : Takmir Masjid Diminta Ikut Ajak Masyarakat Nyoblos di Pilkada Kota Semarang

“Setelah kami pelajari, isi undang-undang tersebut khususnya terkait klaster ketenagakerjaan hampir seluruhnya merugikan kaum buruh,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Resmi !! 44 Eks Pegawai KPK Bersedia Jadi ASN Polri

Senin, 6 Desember 2021 | 16:02 WIB

Ini Sosok Darmawan Prasodjo Dirut PLN yang Baru

Senin, 6 Desember 2021 | 15:15 WIB

Pemerintah Tegaskan Aturan PPKM Level 3 Libur Nataru

Senin, 6 Desember 2021 | 10:05 WIB

Erupsi Gunung Semeru Akibatkan 2.970 Rumah Rusak

Senin, 6 Desember 2021 | 08:52 WIB
X