Dipecat, Partai Demokrat Minta Mantan Kader Jangan Baper

- Kamis, 4 Maret 2021 | 11:35 WIB
DPP Partai Demokrat menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap sejumlah kadernya karena terlibat gerakan upaya kudeta. (Istimewa)
DPP Partai Demokrat menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap sejumlah kadernya karena terlibat gerakan upaya kudeta. (Istimewa)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Partai Demokrat angkat bicara menanggapi adanya sejumlah mantan kader yang dipecat melayangkan gugatan ke pengadilan.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Herzaky Mahendra Putra meminta para mantan kader tersebut tak bawa perasaan atau baper pasca dipecat.

Herzaky menjelaskan, jika para mantan kader Demokrat merasa tak puas dengan pemecatannya bisa mempermasalahkannya ke Mahkamah Partai. Hal tersebut juga sesuai dengan perundang-undangan.

"Penyelesaiannya di Mahkamah Partai Politik, berdasarkan UU No.2 Tahun 2011 tentang Perubahan atas UU No.2 Tahun 2008 tentang Partai Politik, Pasal 32. Jangan baper lah," kata Herzaky, dilansir Suara.com, Kamis (4/3/2021).

AYO BACA : SBY Dituding Rekayasa Pemilihan Ketum Partai Demokrat

Menurut dia, bahwa Partai Demokrat tidak akan melayangkan gugatan balik. Pasalnya apa yang dilakukan mantan kadernya tersebut hanya dianggap tuduhan dan fitnah.

"Karena bagi kami, urusan partai politik diselesaikan menggunakan aturan terkait partai politik. Bukan DNA kami bawa-bawa urusan partai ke pengadilan," tuturnya.

Sebelumnya, mantan kader Partai Demokrat, Jhonni Allen Marbun, resmi mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, setelah dipecat dari partai. Gugatan itu ditujukan kepada Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sekjen Teuku Riefky Harsya, dan Hinca Pandjaitan.

Pantauan Suara.com dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (SIPP PN Jakpus), gugatan atas nama Jhonni Allen tersebut terdaftar sejak Selasa (2/3/2021) dengan nomor perkara 135/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst dan klasifikasi perkara, yakni perbuatan melawan hukum.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Telepon PM Kamboja, Jokowi Bicara Persoalan Myanmar

Sabtu, 22 Januari 2022 | 20:57 WIB
X