Satgas Klaim Kasus Covid-19 Turun Drastis, Rumah Sakit Lega

- Senin, 5 April 2021 | 08:16 WIB
Ilustrasi, keterpakaian tempat tidur atau bed occupancy rate di rumah sakit rujukan Covid-19 secara nasional sudah menurun drastis. (rs.ui.ac.id)
Ilustrasi, keterpakaian tempat tidur atau bed occupancy rate di rumah sakit rujukan Covid-19 secara nasional sudah menurun drastis. (rs.ui.ac.id)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengungkapkan, angka keterpakaian tempat tidur atau bed occupancy rate di rumah sakit rujukan Covid-19 secara nasional sudah menurun drastis.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dr Dewi Nur Aisyah, memaparkan per 4 April 2021 daerah yang keterpakaian tempat tidurnya di atas 50% hanya 2 provinsi.

AYO BACA : Indonesia Urutan 9 Negara dengan Jumlah Vaksinasi Terbanyak

"Sudah tidak ada yang di atas 70%, namun ada 2 provinsi dengan angka keterpakaian di antara 50%-70%yaitu Kalimantan Selatan dan Nusa Tenggara Timur," kata Dewi dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Minggu (4/4/2021).

Berikut lima provinsi yang angka keterpakaian tempat tidurnya tertinggi, yakni Kalimantan Selatan (65,2%), Nusa Tenggara Timur (52,1%), Kalimantan Tengah (49,7%), DI Yogyakarta (49,7%), dan Jawa Barat (48,9%).

AYO BACA : Gas! Honda Monkey Versi Terbaru, Dibekali 5 Percepatan

"Sedangkan sisanya bahkan 13 provinsi pelaksana PPKM memiliki BOR di bawah 50%," tegasnya.

Diketahui, PPKM Mikro sudah diterapkan di 15 provinsi, antara lain: DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Pemerintah akan kembali memperketat dan memperluas daerah pelaksanaan PPKM Mikro mulai 5 April 2021 untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 menjelang ramadan.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Pemerintah Siapkan Skema Ibadah Haji 2022

Selasa, 17 Mei 2022 | 17:53 WIB
X