Pendidik Dituntut Adaptif di Masa Pandemi

- Senin, 22 Juni 2020 | 10:29 WIB
Webinar “Literasi pada Masa Pandemi” diselenggarakan oleh Pusat Kajian Literasi Fakultas Bahasa dan Seni Unnes, beberapa waktu lalu.(dok)
Webinar “Literasi pada Masa Pandemi” diselenggarakan oleh Pusat Kajian Literasi Fakultas Bahasa dan Seni Unnes, beberapa waktu lalu.(dok)

GUNUNGPATI, AYOSEMARANG.COM - Pusat Kajian Literasi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyelenggarakan webinar “Literasi pada Masa Pandemi”, beberapa waktu lalu. Ketua Pusat Kajian Literasi Dr Zulfa Sakhiyya menyatakan webinar ini bentuk kepedulian kepada pendidik yang harus beradaptasi terhadap perubahan cepat karena pandemi Covid-19.

Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Dr Sri Rejeki Urip menyampaikan pandemi global dan pergeseran ke normal baru mensyaratkan seluruh elemen penyelenggara pendidikan untuk siap menerapkan transformasi pendidikan, baik dengan konsep blended learning (pembelajaran campuran), daring, ataupun luring.

Diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai wilayah melalui Zoom dan Youtube, webinar ini dilaksanakan dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Webinar menjadi media untuk membangun pemahaman bersama yang lebih baik tentang literasi pada masa pandemi.

AYO BACA : PPDB Kota Semarang 2020 Mulai 14 Juni, Pendaftar Tak Perlu ke Sekolah

Narasumber webinar adalah Dr Roberto de Roock (National Institute of Education, Singapore) dengan keahlian di bidang literasi digital dan equity, Dr Sofie Dewayani (Ketua Satgas Gerakan Literasi Sekolah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) dengan keahlian di bidang literasi dan multimodalitas, dan Dr Pratiwi Retnaningdyah (Universitas Negeri Surabaya) dengan keahlian di bidang literasi dan pembentukan karakter.

Dr Roberto menyampaikan bahwa literasi digital pada masa krisis perlu memperhatikan dan mempertimbangkan sumber literasi yang ada dan kekayaan budaya masyarakat, serta berfokus pada literasi yang relevan, berguna dan menarik.

Dr Sofie Dewayani melalui pemaparan tentang “Multimodality in Literacy During the Pandemic: Refocusing on the Essentials” menekankan pentingnya penggunaaan teks multimodal untuk siswa karena teks tersebut relevan dengan apa yang dialami oleh siswa dalam keseharian dan mudah diakses pada masa pandemi ini.

AYO BACA : Gelar Wisuda Daring, Rektor Undip Sampaikan 4 Tips Hadapi Perubahan

Dia menyampaikan tantangan yang dihadapi siswa sekarang ini tidak hanya tentang pembelajaran digital jarak jauh yang lebih didominasi dengan pemberian tugas, tapi mereka juga mengalami masalah sosial ekonomi seperti kerawanan pangan, layanan kesehatan, layanan disabilitas, dan tidak meratanya akses teknologi dan internet di daerah terpencil.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Update Beasiswa KIP Kuliah 2023, Camaba Wajib Pantau!

Senin, 6 Februari 2023 | 20:59 WIB
X