Pengusaha Serbuk Herbal di Kendal Meningkat Omsetnya Setelah ikut SBM

- Senin, 29 November 2021 | 14:11 WIB
Prosesi wisuda Sekolah Bisnis Muslim oleh PD Muhammadiyah Kendal. (edi prayitno/kontributor kendal)
Prosesi wisuda Sekolah Bisnis Muslim oleh PD Muhammadiyah Kendal. (edi prayitno/kontributor kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Siapa menyangka Nur Hidayah, pengusaha serbuk rempah herbal asal Desa Bulugede, Kecamatan, Patebon, Kabupaten Kendal berhasil meningkatkan omzetnya hingga Rp 23 juta per bulan.

Sebelumnya, omzet usaha serbuk ekstrak herbal milik Nur Hidayah berkisar di angka Rp 11-12 juta perbulan.

Penjualan produknya mulai meningkat pada Oktober lalu setelah mengikuti pelatihan Sekolah Bisnis Muslim (SBM) oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal selama 10 hari.

Baca Juga: Buruh Minta Dewan Pengupahan Kendal Naikkan UMK 2022 10 Persen

Nur Hidayah mengatakan, usaha rempah berupa serbuk ekstrak herbalnya baru berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

Hanya saja, pejualannya stagnan di angka belasan juta rupiah setelah pandemi Covid-19 melanda.

"Saya melihat ada peluang belajar untuk meningkatkan usaha saya dengan pelatihan ini. Saya ikut, dan ada banyak peserta lain juga," terangnya.

Menurutnya kuncinya semangat, konsisten, dan harus yakin dengan usahanya. Nanti hasil mengikuti sendiri.

Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PD Muhammadiyah Kendal, M. Noer Agoes Hidayat mengatakan, ada 39 entrepreneur yang lulus seleksi dan diwisuda pada 2021 ini.

Halaman:

Editor: Akbar Hari Mukti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kodim 0715 Kendal Gelar Program Vaksinasi Anak

Rabu, 19 Januari 2022 | 17:25 WIB

Peserta Vaksinasi Anak di Kendal Dapat KAI Gratis

Sabtu, 15 Januari 2022 | 14:40 WIB
X