Wali Kota Ambon Ungkap Rahasia Keberhasilan Wujudkan Kota Toleransi

- Senin, 26 Agustus 2019 | 13:43 WIB
Wali Kota Ambon, Richard Lougenapessysalam saat acara diskusi dengan topik
Wali Kota Ambon, Richard Lougenapessysalam saat acara diskusi dengan topik

GAJAHMUNGKUR, AYOSEMARANG.COM-- Pusat Studi Urban Unika menggelar diskusi dengan topik Ambon: Menuju Kota yang Inklusif dan Toleran di ruang Teater Gedung Thomas Aquinas Unika Soegijapranata, Senin (26/8/2019). Dalam acara tersebut menghadirkan Wali Kota Ambon, Richard Lougenapessy sebagai pembicara utama.

Richard Lougenapessy memberi apresiasi kepada Unika Soegijapranata yang memilih Ambon sebagai kota percontohan sebagai kota toleransi. Dia menerangkan dulu Ambon banyak dikunjungi Negara asing untuk mencari rempah-rempah di bumi nusantara.

AYO BACA : BCA Expo Semarang 2019 Tawarkan Berbagai Promo Menarik

“Tapi rupanya kunjungan itu membuat Ambon sangat beragam baik dari segi budaya dan agama. Itu sebetulnya menjadi kekuatan kita, selain nilai-nilai budaya asli yang terus kita jaga dan lestarikan kepada generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Dia menerangkan, akibat dari sentralisasi kekuasan dan penyeragaman kebijakan struktural, namu tidak cocok dengan kondisi real di daerah masing-masing. Akhirnya terjadi distorsi nilai nilai budaya tersebut sebagai kekuatan perekat tidak mampu menjadi kohesi sosial bagi masyarakat.

AYO BACA : Enam Kios Pasar Kedungmundu Terbakar

“Puncaknya pada 1999 saat terjadi perpindahan kekuasan politik, Ambon menjadi daerah konflik. Itu akibat distrotsi nilai-nilai budaya. Pada waktu era reformasi nilai-nilai kearifan tempat kembali mendapat tempat dan kita belajar dari pengalaman masa lalu untuk membangun kembali daerah ini dengan nilai-nilai kearifan lokal kita,” imbuhnya.

“Di sini keakraban antarumat terjaga karena kita mengedapankan budaya kearifan lokal. Misalnya umat muslim dan Kristen di sini sangat erat keakrabannya. Sebenarnya nurani toleransi ini sangat luar biasa, sampai hari ini Ambon jadi kota toleransi di Indonesia. Padahal 20 tahun lalu Ambon ini jadi sepeti neraka, tidak ada yang mau mengunjungi Ambon karena banyak konflik, banyak yang ketakutan,” sambungnya.

Tahun ini Kota Ambon juga memperoleh penghargaan sebagai kota dengan kerukunan antarumat beragama terbaik di Indonesia dari Presiden RI, Joko Widodo. Di sini indikatornya antara lain, penyelenggaraan MTQ terbaik, pesta paduan suara gereja untuk umat Kristen dan katolik.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Mantan Narapidana Teroris Dapat Sembako HUT TNI

Rabu, 5 Oktober 2022 | 12:00 WIB
X