Praktik Prostitusi Tutup, Karaoke Sunan Kuning Tetap Dibuka

- Jumat, 11 Oktober 2019 | 12:45 WIB
Salah satu tempat karaoke di Sunan Kuning (Afri Rismoko/Ayosemarang.com)
Salah satu tempat karaoke di Sunan Kuning (Afri Rismoko/Ayosemarang.com)

SEMARANG BARAT, AYOSEMARANG.COM -- Penutupan praktik prostisusi di lokalisasi Argorejo atau dikenal Sunan Kuning akan dilakukan mulai 18 Oktober 2018 mendatang. Namun, setelah libur empat hari atau pada 22 Oktober 2019 praktik karaoke akan kembali beroperasi.

Ketua Resosialisasi Argorejo, Suwandi menerangkan, pada 18 Oktober 2019 mendatang, lokalisasi terbesar di Kota Semarang, Sunan Kuning akan ditutup secara seremonial oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Para Wanita Pekerja Seks (WPS) dipersilakan meninggalkan kawasan dengan batas waktu hingga 21 Oktober 2019.

AYO BACA : WPS Sunan Kuning Sebut Pemkot Semarang Ndobol

"Selama 4 hari, yakni 18 hingga 21 Oktober 2019, tidak akan ada aktivitas atau libur. Tapi pada 22 Oktober 2019 mendatang karaoke yang ada akan kembali beroperasi," ujarnya, Jumat (11/10/2019).

Dia menegaskan, praktik karaoke Sunan Kuning tidak akan ditutup. Bagian yang ditutup dalam Sunan Kuning adalah praktik prostitusinya saja. 

AYO BACA : Izin Karaoke Sunan Kuning Ditangani Disbudpar

“Sedangkan untuk bisnis karaoke tidak masuk dalam agenda,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Rohaini mengatakan, pihaknya mendukung penuh rencana Pemerintah Kota Semarang untuk menutup lokalisasi Sunan Kuning (SK). Hal ini mengingat, penutupan lokalisasi sudah menjadi kebijakan Kementrian Sosial yang harus diselesaikan pada 2019 ini.

“Mudah-mudahan dengan keputusan penutupan ini WPS dapat mempebaiki nasib di jalan lain. Untuk jumlah tali asih, berapapun itu harus diterima dan disepakati,” tandansya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Prioritas Desa Surokonto Wetan Kendal Tahun 2023

Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:55 WIB

Jelang Imlek, Produksi Hio Swa di Semarang Meningkat

Sabtu, 22 Januari 2022 | 15:55 WIB
X