Gelar Pelatihan Pelayanan Prima, Gojek Gandeng Worldwide Quality Assurance dan Sejiwa

- Selasa, 11 Februari 2020 | 14:31 WIB
Driver Gojek mengikuti pelatihan di @home Hotel Semarang, Selasa (11/2/2020). (dok)
Driver Gojek mengikuti pelatihan di @home Hotel Semarang, Selasa (11/2/2020). (dok)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Gojek melalui Bengkel Belajar Mitra (BBM) menggandeng Worldwide Quality Assurance (WQA APAC) serta Lembaga Nirlaba Sejiwa. WQA APAC merupakan badan sertifikasi internasional yang menyediakan sertifikasi berbagai sistem manajemen, untuk memberikan pelatihan pelayanan prima kelas dunia khusus mitra driver. 

Pelatihan berlangsung di @home Hotel Semarang pada tanggal 10 - 11 Februari 2020, diikuti oleh lebih dari 300 Mitra Gojek. 

AYO BACA : Gojek Rilis 5 Fitur Solusi Baru Mudahkan Warga Semarang

Arum K Prasodjo selaku Head of Regional Corporate Affairs Gojek Region Jawa Tengah DIY mengatakan, untuk terus meningkatkan kualitas mitra driver, pihaknya melalui BBM kami memfasilitasi pelatihan pelayanan prima. Sehingga mitra Gojek dapat memberikan pelayanan kelas dunia sehingga mendapatkan apresiasi yang tinggi dari konsumen dan mendapatkan bintang lima. 

“Sebagai wadah pengembangan keterampilan pertama dan paling komprehensif di Industri ride-hailing di Indonesia. Ada dua jenis pelatihan pengembangan keterampilan di BBM yang disesuaikan dengan aspirasi dan kebutuhan mitra, yaitu Pengembangan Layanan Prima dan Pengetahun Penanganan Pelanggan Difabel,” ujarnya.

AYO BACA : Disebut Canggung Bertemu Parlemen Australia Berlencana Bintang Kejora, Warganet Bela Jokowi

Dia menjelaskan, pada Pelatihan Pelayanan Prima ini, mitra driver Gojek diajarkan akan pentingnya memperlakukan pelanggan dengan baik. Selain itu mitra driver juga diajak untuk memahami apa kebutuhan dan harapan pelanggan sehingga bisa melayani dengan lebih prima. 

Sejiwa, lembaga nirlaba yang mewadahi pemberdayaan para difabel di Semarang digandeng Gojek  untuk memperkenalkan pengetahuan dan penanganan pelanggan yang mengalami hambatan dan keterbatasan fisik.   

Arum menjelaskan, pada pelatihan penanganan difabel, mitra diberikan pengetahuan penanganan yang tepat dan bahasa isyarat dasar. Tiga hal penting dalam penanganan pelanggan penyandang difabel adalah sapa dengan ramah, tawarkan bantuan dan tanyakan bagaimana cara membantu mereka sehingga pelayanan yang diberikan dapat tepat dan sesuai prosedur secara medis.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Prioritas Desa Surokonto Wetan Kendal Tahun 2023

Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:55 WIB

Jelang Imlek, Produksi Hio Swa di Semarang Meningkat

Sabtu, 22 Januari 2022 | 15:55 WIB
X