Yuk, Menikah saat Pandemi Covid-19, Ini Syaratnya

- Sabtu, 6 Juni 2020 | 21:28 WIB
Ilustrasi menikah saat pandemi (dok)
Ilustrasi menikah saat pandemi (dok)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan, tak melarang kegiatan pernikahan terselenggara di Kota Semarang selama pandemi Covid-19. Namun dengan catatan harus mampu menjalankan prosedur standart kesehatan. 

Bahkan Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang menyatakan, dalam surat edaran Pemerintah Kota Semarang terkait panduan penyelenggaran kegiatan di rumah ibadah. Misalnya, salah satu point juga mendorong berjalannya kegiatan akad nikah dengan sejumlah ketentuan.

"Saya rasa jika standar kesehatan dapat dijalankan dengan baik, maka ini juga akan memberi kenyamanan bagi semua pihak," ujarnya.  

AYO BACA : New Normal, Virtual Wedding Dinilai Lebih Ekonomis

"Maka intinya adalah kegiatan yang dilaksanakan harus bisa menyesuaikan standart kesehatan yang ditetapkan, dan harus dijalankan," sambungnya.

Hendi memberi masukan agar kegiatan pernikahan dengan sistem shift. Dimana diberlakukan pembatasan jumlah tamu undangan dalam setiap shiftnya. 

Sementara itu, Nanang dari Gabungan Penyelenggara Pernikahan Semarang (GPPS) menyampaikan bahwa sejumlah prosedur dan skenario penyelenggaraan resepsi pernikahan telah disiapkan oleh para penyedia jasa pernikahan. 

AYO BACA : Terduga Teroris Asal Solo Meninggal, Keluarga Pilih Tak Lakukan Otopsi

"Di antaranya dengan kewajiban pemakaian masker, face shield, jaga jarak antar tamu, SOP kebersihan, SOP tata ruang, SOP hidangan, foto video hingga souvenir yang lebih higienis dan mengedepankan protokol kesehatan telah siap dijalankan seluruh vendor," ungkap Nanang. 

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Prioritas Desa Surokonto Wetan Kendal Tahun 2023

Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:55 WIB

Jelang Imlek, Produksi Hio Swa di Semarang Meningkat

Sabtu, 22 Januari 2022 | 15:55 WIB
X