Dispertan Kota Semarang Terjukan Petugas Pengawasan Hewan Kurban

- Senin, 27 Juli 2020 | 20:21 WIB
Dispertan Kota Semarang lakukan pengawasan hewan kurban (Ayosemarang.com/Vedyana)
Dispertan Kota Semarang lakukan pengawasan hewan kurban (Ayosemarang.com/Vedyana)

SEMARANGTENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kota menerjunkan sejumlah 87 petugas bekerjasama dengan 105 Dokter Hewan dalam kegiatan pengawasan Hewan Kurban di Semarang.

Kepala Dispertan Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur mengatakan, jika pandemi Covid-19  mempengaruhi jumlah penjualan hewan kurban di Semarang.

AYO BACA : Tiga Masjid Besar di Semarang Gelar Salat Iduladha

"Untuk tahun ini terbilang sepi mas. Para penjual dadakan yang menjual hewan kurban di sejumlah titik saat ini sedikit," ujarnya saat dihubungi, Senin (27/7/2020).

Menurut datanya, data pemotongan sapi di tahun 2019 di Semarang mencapai 3.129. Sedangkan data pemotongan Kambing mencapai 8.926.

AYO BACA : Kasus Positif Lewati 100.000, Satgas Covid Sebut Indonesia Masih Krisis

"Kemungkinan untuk data pemotongan tahun ini mengalami penurunan. Tapi kami belum bisa memastikan pada kisaran berapa penurunannya. Karena kemungkinan penjualan hewan kurban secara daring bisa juga mempengaruhinya," imbuhnya.

Faktor lain yang menurutnya akan mempengaruhi jumlah pemotongan kurban adalah daya beli masyarakat terhadap hewan kurban, mengingat saat ini masih adanya Covid-19.

Terkait Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), saat ini Dispertan sudah mengeluarkan sebanyak 550 lembar. Menurutnya, angka tersebut akan mengalami peningkatan hingga hari H penyembelihan kurban.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Prioritas Desa Surokonto Wetan Kendal Tahun 2023

Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:55 WIB

Jelang Imlek, Produksi Hio Swa di Semarang Meningkat

Sabtu, 22 Januari 2022 | 15:55 WIB
X