Ganjar Apresiasi GP Ansor dan Aice Group Perkuat Disiplin Masker

- Rabu, 2 Desember 2020 | 17:18 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo secara simbolis memberikan masker medis kepada masyarakat di di Taman Indonesia Kaya Jl Menteri Supeno Semarang, Rabu (2/12/2020). (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)
Gubernur Ganjar Pranowo secara simbolis memberikan masker medis kepada masyarakat di di Taman Indonesia Kaya Jl Menteri Supeno Semarang, Rabu (2/12/2020). (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan bahwa masyarakat dan seluruh aparat harus disiplin dan tegas dalam menegakkan aturan 3M dalam seluruh aktifitas masyarakat. Menurutnya, tidak ada pengecualian bagi siapapun dalam berdisiplin dan menjalankan protokol kesehatan yang baik. Kampanye edukatif dan distribusi logistik ke masyarakat bawah akan efektif menahan laju penularan Covid-19 di wilayahnya.

Gubernur Ganjar menyampaikan hal tersebut dalam kesempatan seri kegiatan distribusi 5 juta masker medis di 20 kota Indonesia, Rabu (2/12/2020). Kegiatan di Semarang digelar di Taman Indonesia Kaya Jl Menteri Supeno Semarang.

Gubernur menilai kerjasama pentahelix pendistribusian 5 juta masker medis SHIELD yang diinisiasi oleh Aice Group dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) ini ikut mendorong kedisiplinan masyarakat dalam menggunakan masker berkualitas dalam aktifitasnya sehati-hari. Ganjar mengapresiasi gerakan kemanusiaan Aice dan GP Ansor dan meyakininya dapat menahan laju penularan virus ini baik di wilayah Jawa Tengah maupun secara nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Aice dan GP Ansor yang sudah konsisten mencegah perburukan pandemi di masyarakat. Langkah riil di masyarakat yang dilakukan lewat lima juta masker ini sesuai dengan kebijakan Pemerintah dalam meningkatkan kedisiplinan bersama kita dalam melawan virus berbahaya ini,” jelas Ganjar.

Ia meyakini gerakan pentahelix yang dilengkapi dengan ketegasan Pemerintah bersama berbagai elemen seperti Kepolisian, TNI dan tokoh agama akan efektif menahan laju penularan covid-19. Kombinasi dari pendisiplinan penggunaan masker berkualitas dengan pembatasan kegiatan yang menimbulkan kerumunan di masyarakat, ia yakini bisa membalikkan kondisi pandemi di wilayahnya yang sedang kurang baik beberapa hari terakhir ini.

AYO BACA : Kunker ke Semarang, DPR RI Serap Aspirasi Pilkada di Tengah Pandemi

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Korwil Jawa Tengah – Yogyakarta Mujiburrahman menyatakan bahwa ketegasan para pemimpin di berbagai level dalam menegakkan aturan dan kedisiplinan dalam mencegah kerumunan di masyarakat menjadi sangat krusial bagi masyarakat saat ini. Ia sendiri di GP Ansor sudah menerapkan kedisiplinan ini di berbagai lini aktifitas organisasinya.

Mujiburrahman meyakini Gubernur Jawa Tengah memiliki keberanian sekaligus mampu melakukan penindakan atas kerumunan yang terjadi. Baik yang muncul secara alamiah saat libur panjang misalnya, maupun kerumunan yang memang sengaja dibuat oleh beberapa pihak untuk berbagai alasan.

“Secara tegas kami menyatakan bahwa ego dan kepentingan kelompok yang mengkomoditasi kerumunan haruslah ditindak. Ketegasan kita bersama dalam menjagai nyawa umat agar terhindar dari virus jahat ini akan terus kami bangun bersama semua eksponen masyarakat Indonesia lainnya,” tegas pria yang kerap disapa Gus Mujib ini.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

21 Tumpeng Ramaikan Tirakatan Desa Pucangrejo Gemuh

Selasa, 16 Agustus 2022 | 23:12 WIB
X