Sebulan Lebih Tutup, Semarang Zoo Bertahan lewat Dana Cadangan dan Bikin Feeding Virtual

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 17:21 WIB
Gajah di Semarang Zoo sedang diberi makan oleh petugas. Pakan satwa di Semarang Zoo tidak bisa ditoleransi, oleh karena itu biaya operasional harus dikelola ulang meski masih tutup. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Gajah di Semarang Zoo sedang diberi makan oleh petugas. Pakan satwa di Semarang Zoo tidak bisa ditoleransi, oleh karena itu biaya operasional harus dikelola ulang meski masih tutup. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

TUGU, AYOSEMARANG.COM -- Melonjaknya pandemi dalam sebulan terakhir membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menutup berbagai tempat wisata yang salah satunya Semarang Zoo.

Penutupan ini praktis berdampak besar bagi Semarang Zoo. Sebab kebun binatang andalan Kota Semarang itu mengandalkan tiket pengunjung untuk memenuhi biaya operasional.

Direktur Semarang Zoo Choirul Awaludin menyampaikan, karena penutupan ini banyak yang harus dikorbankan dari biaya operasional. Bahkan dia harus menekan gaji pegawai.

Satu yang tidak bisa bisa ditawar adalah pemberian makan satwa. Untuk memenuhi pakan satwa, bahkan Semarang Zoo harus menggunakan dana cadangan.

AYO BACA : Stok Vaksin Nasional 70 Juta Dosis, Luhut: Bisa Memenuhi Kebutuhan Vaksinasi Daerah

“Ya mau tidak mau dana cadangan juga harus kami gunakan. Namun itu mungkin cuma bertahan 3 bulan. Paling ya sampai September,” jelas Choirul.

Lebih jauh Choirul memaparkan jika yang begitu menekan anggaran adalah pakan satwa. Sebab pakan satwa kapanpun tidak bisa dikurangi.

Choirul menggambarkan, misalnya untuk harimau setiap hari jatahnya adalah 5 kg dan itu tidak bisa dikurangi. Begitu pula dengan satwa-satwa lainnya.

Untuk menyiasati permasalahan operasional itu, Choirul sampai membuat terobosan baru yang dinamakan dengan “Feeding Virtual”.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Prioritas Desa Surokonto Wetan Kendal Tahun 2023

Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:55 WIB

Jelang Imlek, Produksi Hio Swa di Semarang Meningkat

Sabtu, 22 Januari 2022 | 15:55 WIB
X