Sinopsis Film Jagal 'The Act of Killing', Sudut Pandang Lain Tragedi Kemanusiaan

- Sabtu, 27 November 2021 | 14:35 WIB
 Film Jagal The Act of Killing karya Sutradara Joshua Oppenheimer. (istimewa)
Film Jagal The Act of Killing karya Sutradara Joshua Oppenheimer. (istimewa)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Film Jagal karya sutradara asal Amerika Serikat, Joshua Oppenheimer adalah film dokumenter yang menampilkan sudut pandang lain dari tragedi kemanusiaan di Indonesia pasca pemberontakan G30S PKI tahun 1965.

Film Jagal pertama kali diputar di Toronto International Film Festival pada September 2014 dengan judul "The Act of Killing" dan segera mendapatkan banyak penghargaan serta pujian dari para kritikus film dunia.

Film Jagal yang memiliki durasi tayang 2 jam 30 menit ini adalah hasil kerjasama Inggris, Denmark, dan Norwegia dalam proyek bernama Dowcest yang berbasis di Universitas Westminster, London.

Baca Juga: 7 Fakta Film Penyalin Cahaya Peraih Piala Citra Terbanyak, Sempat Salah Diucap Nadiem Makarim

Plot Singkat dan Review Scene

Secara garis besar, Film Jagal menceritakan kisah Anwar Congo dan teman-temannya yang merupakan pelaku pembantaian anggota PKI dan orang-orang yang dianggap berafiliasi dengan partai terlarang tersebut di daerah Sumatera Utara.

Anwar Congo adalah seorang mantan preman pencatut karcis di bioskop kota Medan, sebuah profesi yang kurang dianggap di masyarakat.

Setelah kegagalan pemberontakan G30S PKI tahun 1965, Congo dan teman-teman premannya kemudian diorganisir dalam Pemuda Pancasila.

Setelah bergabung dengan ormas sayap kanan besutan rezim Orde Baru itulah, Congo dan kawan-kawan mendapatkan peran yang lebih besar dalam kancah perpolitikan Republik Indonesia.

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik Lagu Play, Debut Solo Yuju eks GFRIEND

Selasa, 18 Januari 2022 | 17:09 WIB
X