FBI Banyak Minta Informasi Pesan ke WhatsApp dan iMessage

- Kamis, 2 Desember 2021 | 15:25 WIB
WhatsApp dan iMessage menjadi aplikasi perpesanan yang paling banyak memberikan informasi kepada FBI (Pixabay)
WhatsApp dan iMessage menjadi aplikasi perpesanan yang paling banyak memberikan informasi kepada FBI (Pixabay)

AYOSEMARANG.COM -- Dokumen internal milik FBI dikabarkan bocor. Dalam dokumen tersebut terungkap jika sejumlah aplikasi perpesanan memberikan informasi kepada FBI. WhatsApp dan iMessage menjadi aplikasi perpesanan yang paling banyak memberikan informasi kepada FBI.

Dalam artikel Android Authority, Kamis (2/12/2021), WhatsApp, iMessage, dan Line semuanya menyediakan konten pesan "terbatas" jika diminta FBI. Sedangkan Signal, Telegram, Threema, Viber, WeChat, dan Wickr tidak mengungkapkan konten pesan apapun.

Dilansir dari Suara--jaringan Ayosemarang, WhatsApp yang merupakan aplikasi milik Facebook ini memang hanya bisa menyerahkan catatan pelanggan basic apabila diperlukan pengadilan. Tetapi surat perintah penggeledahan nyatanya memungkinkan FBI untuk mengambil data seperti kontak atau nomor telepon mereka yang ditargetkan.

Artinya, jika Anda bukan target dari FBI, maka lembaga tersebut tetap bisa meminta data dari daftar kontak WhatsApp anda untuk diintai. Hanya orang yang ditarget oleh FBI atas dasar hukum pengadilan yang bisa diintip pesannya.

Baca Juga: Cara Membagikan Video di Facebook ke Status WhatsApp

Disebutkan bahwa WhatsApp bisa mengirim data tersebut ke FBI setiap 15 menit. Jika pesan WhatsApp mereka dicadangkan ke iCloud yang terenkripsi, FBI juga bisa mengambil data tersebut. Pasalnya, Apple diharuskan untuk menyerahkan kunci enkripsi iCloud apabila diminta dengan surat perintah penggeledahan. Di iMessage, aplikasi perpesanan ini juga bisa menyerahkan data apabila pesan dicadangkan ke iCloud.

Permintaan pencarian iMessage ini bisa dilakukan selama 25 hari dengan surat perintah pengadilan. Tanpa surat perintah pengadilan aplikasi perpesanan ini tidak akan memberikan informasi tersebut kepada FBI.

Telegram dan Signal adalah dua platform dengan batasan yang lebih signifikan tentang data legal mana yang bisa diserahkan kepada FBI. Telegram tidak memberikan konten atau isi pesan sama sekali, juga tidak memberikan informasi kontak.

Baca Juga: Tips Membuat Video Panjang di Status WhatsApp, Bisa Hampir Semenit

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X