BPR di Jateng Didorong Beri Kontribusi Perekonomian Daerah

- Jumat, 20 Mei 2022 | 17:50 WIB
Rakerda II Perbarindo Jateng pada 18-19 Mei 2022 di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. (istimewa)
Rakerda II Perbarindo Jateng pada 18-19 Mei 2022 di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. (istimewa)


KARANGANYAR, AYOSEMARANG.COM - Perbarindo Jateng mengajak seluruh anggota yang berjumlah 275 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) untuk dapat menyikapi dampak pandemi covid 19 secara positif. Antara lain dengan terus melakukan pembenahan sehingga peran BPR dalam membantu pemulihan perekonomian di daerah dapat ditingkatkan.

Hal ini terungkap dalam Rakerda II Perbarindo Jateng yang mengambil tema “Pentingnya Komunikasi dan Digitalisasi UMKM Binaan BPR-BPRS di Jawa Tengah dalam Membangun Ekosistem Yang Tangguh”. Kegiatan dilaksanakan pada 18-19 Mei 2022 di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Ketua Perbarindo Jateng Dadi Sumarsana menyampaikan bahwa selain optimalisasi Peran BPR di daerah tersebut, Perbarindo Jateng sejalan dengan roadmap pengembangan BPR mendorong akselerasi transformasi digital. Caranya melalui peningkatan kualitas dan kuantitas SDM dan pengembangan infrastruktur teknologi informasi dapat untuk segera dilakukan.

Baca Juga: Kronologi Dugaan Penculikan Anak SD di Semarang Viral Versi Kepala Sekolah, Terpantau CCTV

Disaksikan OJK dan LPS, Perbarindo Jateng juga telah melakukan penandatangan MOU dengan 12 perguruan tinggi di Jawa Tegah untuk lebih mengenalkan BPR kepada para mahasiswa.
''Ini program nyata yang kami lakukan untuk dapat mendorong lebih banyak lagi generasi milenial yang mau bergabung dengan BPR, '' ucap Dadi.

Sementara itu, pada 29 Desember 2021 bertempat Dinas Koperasi & UKM, yang dihadiriGubernur Ganjar Pranowo dan disaksikan oleh OJK KR 3 Jateng & DIY dan Kepala Dinas Koperasi & UKM Jawa Tengah, telah menandatangani MOU antara PT Jamkrida Jateng dengan PT Teguh Aman Lestari, untuk melakukan digitalisasi 5.000 UMKM binaan BPR di Jawa Tengah. Sampai dengan akhir bulan April 2022, sebanyak 1300 UMKM sudah bergabung dalam program ini.
''Kami berharap akhir tahun target tersebut dapat teralisasi,'' jelas Dadi.

Perbarindo Jateng berharap dengan adanya program digitalisasi ini diharapkan UMKM binaan BPR dapat bertransformasi dengan memanfaat teknologi dalam pengelolaan keuangan, memantau cashflow usaha ataupun pengembangan penjualan secara digital sehingga dapat memperoleh manfaat yang optimal. ''Pokoknya maju UMKM nya maju BPR nya,'' tambah Dadi.

Rakerda II Perbarindo Jateng mengambil tema “Pentingnya Komunikasi dan Digitalisasi UMKM Binaan BPR-BPRS di Jawa Tengah. (istimewa)

Sejalan dengan hal tersebut Kepala kantor Regional 3 OJK Aman Santosa sangat mendorong digitalisasi UMKM yang dimotori Perbarindo Jateng dan Dinas Koperasi dan UMKM Jateng ini untuk dapat dituntaskan. Menurutnya saat ini waktu yang krusial untuk dapat membantu UMKM setelah melewati pandemi. Membangun ekosistem digital yang terintegrasi, menjadi jawaban atas kendala pengembangan UMKM yang saat ini sering kita rasakan.

Dalam sambutan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang dibacakan Kepala Biro Perekonomian Setda Prov Jateng, Eddy Sulistyo Bramiyanto SEMM, menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang sangat baik antara Pemrov jateng, OJK dan perbarindo, hari ini UMKM Jateng bisa jualan online di platform UMKM Bangkit tanpa dipotong biaya.

Baca Juga: BREAKING NEWS Mobil Terbakar di Tol Manyaran Semarang hingga Hangus

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X