Menteri Johnny Ajak Anggota G20 Kolaborasi Wujudkan Transformasi Digital Inklusif

- Rabu, 30 Maret 2022 | 11:29 WIB
 Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate dalam Pertemuan Pertama Kelompok Kerja Ekonomi Digital atau 1st Meeting Digital Economy Working Group (DEWG) G20 yang berlangsung secara hibrida dari Hotel Aruna Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. (istimewa)
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate dalam Pertemuan Pertama Kelompok Kerja Ekonomi Digital atau 1st Meeting Digital Economy Working Group (DEWG) G20 yang berlangsung secara hibrida dari Hotel Aruna Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. (istimewa)


JAKARTA, AYOSEMARANG.COM- Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak negara anggota G20 berkolaborasi mewujudkan transformasi digital yang lebih inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan.

“Melalui pertemuan ini, kami berharap dapat memberikan hasil substantif yang akan mengarah pada upaya kolaboratif untuk transformasi digital yang lebih inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan,” ujarnya dalam Pertemuan Pertama Kelompok Kerja Ekonomi Digital atau 1st Meeting Digital Economy Working Group (DEWG) G20 yang berlangsung secara hibrid dari Hotel Aruna Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa 29 Maret 2022.

Menteri Johnny menegaskan saat ini kolaborasi global penting dilakukan karena gelombang digitalisasi telah menghubungkan dunia lebih kuat dari sebelumnya.

Baca Juga: Waspadai Aktivitas Phishing dan Jebakan Promo Online selama Ramadhan

Menurutnya, digitalisasi ekonomi telah mendorong transformasi dalam ekosistem ke arah perilaku yang lebih berpusat pada data dan penciptaan nilai baru ekonomi.

“Hal itu juga mendorong konektivitas yang lebih besar antara individu dan negara untuk memastikan kelangsungan ekosistem digital didorong pada upaya menangkap penciptaan nilai baru dalam ekonomi,” tandasnya.

Oleh karena itu, Menkominfo menyatakan peningkatan peran konektivitas digital dalam kegiatan ekonomi sehari-hari senantiasa relevan dalam pemulihan pascapandemi Covid-19.

“Bahkan pemanfaatan konektivitas digital, keterampilan digital dan literasi digital memainkan peran mendasar. Khususnya dalam mempersiapkan masyarakat untuk memanfaatkan ekosistem digital secara produktif secara inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui pertemuan pertama Digital Economy Working Group, Menteri Johnny menyatakan Pemerintah Republik Indonesia berharap dapat membangun dialog dan diskusi yang konstruktif antara negara berkembang dan maju mengenai peningkatan keterampilan di semua lapisan masyarakat.

“Beberapa kesenjangan yang relevan secara khusus harus diatasi terkait masalah connectivity and post Covid-19 recovery, digital skills and digital literacy and Data Free Flow with Trust (DFFT) and Cross-Border Data Flow (CBDF),” tegasnya.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BI Luncurkan 7 Uang Kertas Baru Hari Ini

Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:31 WIB
X