Santer Isu Galian C Ilegal Beroprasi Kembali, Ini Ucapan Tegas Pj Sekda Batang

- Selasa, 27 September 2022 | 14:46 WIB
Galian C Ilegel di Tutup, DPU PR : Kenapa Kok Tidak Dari Dulu
Galian C Ilegel di Tutup, DPU PR : Kenapa Kok Tidak Dari Dulu
 
BATANG, AYOSEMARANG.COM-Sejak mencuatnya kasus Ferdi Sambo dua bulan yang lalu,  aktivitas penambangan galian c ilegal di Kabupaten Batang sudah tidak lagi beroperasi. 
 
Namun, ada beberapa isu yang cukup santer yang diterima AYOSEMARANG.COM bahwa beberapa pengusaha penambang galian c ilegal akan kembali melakukan aktivitas penggalian.  
Penjabat (Pj) Sekda Batang, Ari Yudianto menegaskan kepada para pengusaha penambang galian c ilegal untuk segera mengurus izin terlebih dahulu sebelum beroprasi kembali. 
Ia juga berharap kepada para pengusaha penambang agar segara melakukan reklamasi di lahan bekas – bekas galian c ilegal, maupun yang legal. 
 
Pasalnya, reklamasi itu menjadi tanggung jawab para pengusaha penambang galian c. 
“harapan kami alam kita tetap lestari untuk masa depan anak cucu kita. Oleh karenaa itu, lahan bekas - bekas galian c ilegal yang sudah tidak beroprasi untuk dilakukan reklamasi,”kata Ari Yudianto usai rapat Paripurna DPRD, Selasa 27 September 2022. 
 
Reklamas itu, kata dia, menjadi tanggung jawab pengusaha penambangan. Sehingga tanah bisa berfungsi sesuai apa adanya dan subur kembali.
 
Ari juga berharap kepada pengusaha galian c di Kabupaten Batang agar mengambil galian c sesuai dengan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). 
 
Ari juga mengatakan bahwa pendapatan asli daerah dari sektor pajak galian c belum bisa dioptimalkan. Hal itu dikarena beberapa galian c di tidak mengantongi izin. 
 
Perlu diketahui berdasarkan perda No.13 Tahun 2019 tentang RTRW Kabupaten Batang Tahun 2019-2039 mengatur hanya ada enam wilayah kecamatan yang diperbolehkan secara terbatas dan bersyarat untuk kegiatan pertambangan batuan yaitu kecamatan Banyuputih, Gringsing, Limpung, Subah, Tersono, dan Tulis.
 
Di enam kecamatan itu juga tidak semua kawasan peruntukan boleh ditambang. Adapun yang dibolehkan ditambang secara bersyarat dan terbatas itu kawasan peruntukan kawasan industri, perkebunan dan holtikultura yang sudah di atur di perda No 13/2019 tentang RTRW tahun 2019- 2039.
 
Ari Yudianto juga menyebutkan jumlah galian c di Kabupaten Batang cukup banyak. Namun hanya ada lima yang mengantongi izin. 
 
“Kalau kitakan memungut pajak galian c itu yang berizin. Dan di Batang hanya ada di lima titik, karena sesuai dengan arahan aparat penegak hukum (APH) harus memungut pajak yang berizin. Di lima titik itu pajaknya belum signifikan dan harapan kita galian c harus mengurus izinnya," tukasnya.

Editor: Akbar Hari Mukti

Tags

Terkini

Bulog Jateng Stabilisasi Harga Komoditas Pangan

Rabu, 23 November 2022 | 17:25 WIB
X