DLU Peroleh Penghargaan Layanan Publik dari Kemenhub

- Kamis, 27 Oktober 2022 | 14:31 WIB
PT Dharma Lautan Utama, selaku operator angkutan penumpang laut dan angkutan penyeberangan Peroleh Penghargaan Layanan Publik dari Kemenhub. (Istimewa)
PT Dharma Lautan Utama, selaku operator angkutan penumpang laut dan angkutan penyeberangan Peroleh Penghargaan Layanan Publik dari Kemenhub. (Istimewa)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM - Kementerian Perhubungan RI, memberikan penghargaan terkait layanan publik kepada stake holder transportasi baik darat, laut maupun udara.

PT Dharma Lautan Utama, selaku operator angkutan penumpang laut dan angkutan penyeberangan menyabet penghargaan untuk 4 kapalnya.

Penghargaan tersebut yaitu KM Dharma Ferry VII dan KM Dharma Kartika VII keduanya masuk dalam kelompok angkutan penumpang laut terbaik, dan KMP Dharma Rucitra I serta KMP Dharma Kartika I untuk kelompok angkutan penyeberangan terbaik.

Baca Juga: DLU Raih Penghargaan Transportation Safety Management Award 2019

Penghargaan yang rutin diberikan 2 tahun sekali tersebut, PT Dharma Lautan Utama telah menyabet penghargaan terbaik selama 5 kali berturut-turut, sejak pertama kali penghargaan tersebut diberikan.

"Terhadap pemberian penghargaan tersebut kami menyampaikan terima kasih atas apresiasi dari Kementerian Perhubungan RI kepada PT Dharma Lautan Utama. Apresiasi seperti ini diharapkan dapat diberikan secara rutin, karena hal ini dapat memacu kami untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada pelanggan di angkutan penyeberangan," jelas
Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama Erwin H Poedjono, Kamis 27 Oktober 2022.


Menurutnya, sektor angkutan laut dan penyeberangan sudah sepantasnya untuk mendapatkan apresiasi dari Kementerian Perhubungan. Sebab, peranan strategisnya yang memiliki fungsi rangkap, yaitu sebagai sarana transportasi super massal sekaligus sebagai infrastruktur jembatan atau jalan raya.

"Kami berharap tidak hanya apresiasi berupa penghargaan tetapi juga ada perhatian dari Kementerian Perhubungan terhadap iklim usaha dari kedua sektor tersebut karena untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal. Baik dari sisi keselamatan dan juga kenyamanan sesuai dengan standar pelayanan minimum dibutuhkan biaya yang cukup besar," paparnya.

Ia menambahkan dengan iklim kepengusahaan yang kondusif akan memberikan kemampuan dari pengusaha dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan jargon Presiden Jokowi adalah pemberdayaan sektor maritim.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X