Ciptakan Komunikasi Publik Lebih Baik, Kominfo Lakukan Literasi Media

- Selasa, 28 Desember 2021 | 08:08 WIB
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong . (dok Kominfo)
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong . (dok Kominfo)

 

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM – Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong mengemukakan adanya transformasi besar dalam komunikasi publik di era reformasi sekarang ini, dibandingkan pada masa orde baru.

“Sebelumnya, tersentralisasi di Departemen Penerangan. Sekarang, di era reformasi yang lebih demokratis, komunikasi publik terdesentralisasi, terdistribusi atau terbagi-bagi, terserap di semua kementerian, lembaga, pemerintah pusat hingga pemerintah daerah,” tutur Usman melalui Siaran Pers yang ditayangkan Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) – KPCPEN, tentang Strategi Komunikasi Publik untuk Cegah Disinformasi, Senin 27 Desember 2021.

Hal tersebut, kata dia, kemudian menciptakan tantangan tersendiri dalam komunikasi publik. Karena itu, Presiden pada tahun 2015 mengeluarkan instruksi yang menyebutkan perlunya narasi tunggal dari komunikasi publik pemerintah.

“Yang Kominfo khususnya Dirjen IKP menjadi orkestrator dalam komunikasi publik pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga: Geger, Pria Bali Ini Tinggal Bersama Jenazah Ibu di Rumah Selama 56 Hari

Tantangan tersebut, menurut Usman, juga yang dihadapi dalam mengomunikasikan kepada publik program-program penanggulangan COVID-19, melalui upaya pemulihan kesehatan dan ekonomi.

“Disinformasi marak di media sosial dan Kominfo dalam hal ini bertugas sebagai leading sector dalam menanggulangi berbagai disinformasi,” tutur Usman.

Kominfo sendiri juga telah melakukan beberapa langkah untuk mengurangi atau mencegahnya. “Pertama, tentu saja edukasi atau literasi media,” jelas Usman.

Literasi digital, paparnya, adalah untuk mencegah disinformasi sekaligus mengajak masyarakat untuk mengisi ruang digital dan media dengan informasi yang baik. “Kami mengajak masyarakat untuk beretika dalam menggunakan media sosial,” ujarnya.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kelebihan TV Digital, Ini Bedanya dengan TV Analog

Kamis, 27 Januari 2022 | 12:09 WIB

Bareskrim Bakal Periksa Edy Mulyadi pada Jumat

Kamis, 27 Januari 2022 | 09:26 WIB
X