Keturunan PKI Bisa Daftar Jadi TNI Trending Twitter: Keren Nih Jendral Andika

- Kamis, 31 Maret 2022 | 11:32 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menghapus larangan keturunan PKI daftar jadi TNI. (istimewa)
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menghapus larangan keturunan PKI daftar jadi TNI. (istimewa)

 

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menghapus sejumlah syarat dalam proses seleksi penerimaan prajurit TNI. Salah satunya, menghapus larangan keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi membolehkannya ikut melamar di semua jenjang jabatan.

Kebijakan baru tersebut mendapatkan respon dari warganet hingga menjadi trending di Twitter. Banyak warganet yang setuju soal seleksi masuk TNI itu, lantaran stigma mengenai keturunan PKI selama ini mendiskriminasi kaum yang tidak bersalah.

Selain menghapus soal keturunan PKI sebagai syarat masuk jadi anggota TNI, terobosan baru Andika menghapus sederet syarat masuk TNI juga dipuji. Syarat bisa berenang misal, juga ditiadakan dengan alasan tidak semua calon anggota TNI akan berkaitan terus dengan keahlian berenang.

Baca Juga: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Tegaskan Keturunan PKI Bisa Daftar Jadi TNI

Angin segar masuk ke TNI semakin dimudahkan dengan penghapusan syarat lain, seperti menghapus tes kemampuan akademik. Tes kemampuan akademik para calon rajurit TNI akan digantikan dengan transkrip nilai yang tercantum dalam ijazah pelamar.

Sebagian warganet mengaku lega lantaran tes masuk menjadi TNI kini dipemudah. Pasalnya, banyak yang ingin menjadi abdi negara tanpa stigma, dan syarat yang mempersulit untuk menjadi pelayan negara.

"Keren nih Jendral Andika, berani hapus syarat keturunan PKI dilarang Masuk penerimaan prajurit TNI, stigma PKI ini sudah lama menjadi trauma bangsa ini hingga sampai sekarang digunakan provokasi alat politik untuk menjatuhkan lawan, saluttt Jendral," ujar @bs_***.

Baca Juga: AWAS HOAKS! Istana Resmi Bolehkan PKI Berdiri Lagi di Indonesia

"Pernyataan Panglima TNI Andika Perkasa dalam rapat penerimaan prajurit TNI tahun 2022. Dia menegaskan keturunan PKI tidak termasuk dalam larangan mendaftar menjadi prajurit TNI. Yang dilarang TAP MPRS 25 Tahun 1966 adalah Komunisme, Marxisme dan Leninisme," jelas @mazzini*** dalam cuitannya.

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X