Perekrutan PKD 30 Persen Perempuan Terpenuhi, Ini Penjelasan Bawaslu Batang

- Senin, 6 Februari 2023 | 19:46 WIB
Panwascam Batang melantik PKD Kecamatan Batang di Gedung Pramuka. Foto: Muslihun kontrihutor Batang.
Panwascam Batang melantik PKD Kecamatan Batang di Gedung Pramuka. Foto: Muslihun kontrihutor Batang.

Batang, AYOSEMARANG.COM - Keterwakilan perempuan sebagai Panwaslu Kelurahan dan Desa (PKD) di Kabupaten Batang sudah memenuhi kuota yang minimal 30 persen dari 248 Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD).
 
Hal itu disampikan Komisioner Bawaslu Batang Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Khikmatun setelah menghadiri pelantikan dan pembekalan PKD se-Kecamatan Batang di Gedung Pramuka, Senin 6 Februari 2023.
 
"Hampir seluruhnya memenuhi minimal 30 persen, kalau di beberapa wilayah malah ada yang 50 persen, misalnya di Kecamatan Blado itu dari 18, 9 di antaranya laki-laki dan 9 perempuan, artinya satu kecamatan sudah mencapai sampai 50 persen artinya sudah cukup memenuhi keterwakilan perempuan dengan kesetaraannya begitu," ujarnya.

Baca Juga: Jumat Curhat, Kapolres Batang AKBP Saufi Salamun Minta Saran dan Ajak Rekan Wartawan Saling Bersinergi
 
Khikmatun menyebutkan jumlah keseluruhan PKD laki- laki berjumlah 171 orang atau 69 persen, dan perempuan berjumlah 77 orang atau 31 persen.
 
“Tugas utama PKD adalah mengawasi seluruh tahapan di tingkat desa, termasuk mencegah politik uang di tingkat desa,”jelasnya.
 
Tugas mereka mengutamakan pencegahan dan mengantisapi setiap kerawanan yang akan terjadi di seluruh tahapan Pemilu.

“Politik uang kita perang bersama yang sampai sekarang tidak pernah selesai dan tantangannya juga tersendiri bagi pengawas kelurahan dan desa ini, karena mereka langsung berhadapan dengan konstituen yang ada di desa dengan tingkat yang paling ujung," jelasnya.

Namun, lanjutnya, dalam melaksankan tugasnya PKD berusaha untuk melakukan tindakan-tindakan pencegahan terlebih dahulu tanpa mengesampingkan penindakan.
 
“Kita sudah banyak sampaikan dalam kesempatan apapun, misalnya ke partai politik atau ke lembaga pemerintahan dan sebagainya, agar seluruh elemen masyarakat bisa menjaga kondusivitas Pemilu yang akan datang," terangnya.

Editor: Ica Agustin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X