Smartfren Berhasil Lonjakan Traffic saat Peak Season

- Selasa, 17 Mei 2022 | 12:50 WIB
Kenaikan traffic internet kali ini dapat diantisipasi dengan baik dan masyarakat bisa terus menikmati layanan internet terbaik dari Smartfren. (Istimewa)
Kenaikan traffic internet kali ini dapat diantisipasi dengan baik dan masyarakat bisa terus menikmati layanan internet terbaik dari Smartfren. (Istimewa)

 

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM- Smartfren berhasil mengatasi lonjakan traffic yang terjadi sepanjang Ramadan, momen mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Sejak awal tahun 2022, Smartfren telah secara bertahap melakukan peningkatan kualitas jaringan dengan cara perluasan coverage dan optimasi jaringan. Sehingga ketika memasuki Ramadan, seluruh aspek network telah siap untuk mengantisipasi potensi lonjakan traffic yang terjadi.

Adapun sepanjang Ramadan, momen mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H terjadi lonjakan traffic internet hingga 10%, untuk layanan SMS juga terjadi kenaikan sebesar 8% demikian juga layanan voice terjadi kenaikan 25% dibanding lebaran tahun sebelumnya.

Lonjakan traffic internet tersebut dipicu oleh meningkatkan kebutuhan internet untuk mengakses streaming video maupun musik, hingga media sosial dengan kenaikan rata-rata di atas 10%. Terjadi kenaikan traffic yang significant untuk aplikasi Tiktok sebesar 18% dan WhatApps sebesar 13%, kedua aplikasi tersebut banyak digunakan pelanggan Smartfren selama periode mudik dan Idul Fitri.

Baca Juga: 5 Penyebab Harga iPhone Selangit, Bukan karena Gengsi tetapi Kualitas

VP Network Operations Smartfren Agus Rohmat mengatakan momen mudik Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri kali ini menjadi berbeda karena masyarakat kembali bisa mudik ke kampung halaman.

"Kenaikan traffic internet kali ini dapat diantisipasi dengan baik dan masyarakat bisa terus menikmati layanan internet terbaik dari Smartfren," jelasnya, 17 Mei 2022.

Mayoritas kenaikan terjadi di sepanjang jalur mudik, hingga menyebar ke berbagai kota tujuan mudik terutama di daerah Jawa Barat (10%) dan Jawa Tengah (18%) dan Jawa Timur (6%). Bahkan di beberapa kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur kenaikan mencapai diatas 60%, Pemicunya antara lain kebutuhan pelanggan untuk mengakses layanan internet di sepanjang perjalanan, dan ketika berada di tujuan mudik.

Ia menambahkan jaringan telekomunikasi Smartfren telah dirancang menggunakan desain full redundant dan memiliki teknologi switch over sehingga perubahan kebutuhan kapasitas bisa disesuaikan dengan cepat. Teknologi ini juga berkontribusi mempercepat penanganan jaringan, sehingga gangguan bisa diselesaikan kurang dari satu jam.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X