KKN Adaptif Pandemika Unika Soegijapranata Berakhir

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:04 WIB
Penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Adaptif Pandemika-4 Unika Soegijapranata secara daring. (dok HUmas Unika)
Penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Adaptif Pandemika-4 Unika Soegijapranata secara daring. (dok HUmas Unika)


SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Adaptif Pandemika-4 yang telah diselenggarakan oleh Unika Soegijapranata selama satu bulan bersama mitra dampingan telah selesai. Penarikan ditandai penarikan kembali KKN Pandemika-4 secara online bersama Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Wakil Rektor Inovasi, Riset dan Publikasi Unika Soegijapranata Robertus Setiawan Aji N.

Robertus Setiawan Aji PhD mewakili Rektor Unika Soegijapranata menyampaikan apresiasinya kepada para mahasiswa Pandemika-4 beserta para mitra dampingan yang dapat bersinergi bersama dalam kegiatan satu bulan.

“Tentu para mahasiswa sudah merasa dekat dengan para mitra dampingan di area masing-masing selama berdinamika bersama, namun karena waktunya penarikan maka tentu harus kembali ke kampus, dan ini saya rasa menimbulkan kerinduan antara mahasiswa dan para mitra dampingan yang sudah terlanjur dekat,” ucap Robertus Setiawan Aji PhD, belum lama ini.

Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Pesisir Utara Jawa Tengah 4-5 Desember 2021

Pihaknya juga menyampaikan permintaan maaf jika selama pelaksanaan program KKN Pandemika ini ada yang kurang berkenan bagi Bapak dan Ibu mitra dampingan. ''Tentu dalam kegiatan KKN ini, para mahasiswa banyak belajar dari masyarakat, tentang relasi, ketangguhan, bersosialisasi, dan yang utama dalam konteks pandemi ini adalah belajar bertahan hidup yang tidak didapatkan di kampus,'' jelasnya.

Ia menambahkan dengan tagline Unika Soegijapranata yaitu Talenta pro Patria et Humanitate, menjadi bekal bagi para mahasiswa dalam mengimplementasikan keilmuan dalam masyarakat supaya berdayaguna. Terlebih dengan bekal karakter yang diberikan oleh kampus Unika kepada para mahasiswa melalui ATGW yang terangkum dalam KKPVT (Kritis, Kreatif, Peduli, Visioner dan Tangguh).

Baca Juga: Bus Sudiro Tungga Jaya Terbakar Hebat di Tol Ungaran-Bawen, 34 Penumpang Selamat

''Kami sangat berharap dapat menjadi pedoman dalam pengabdian dalam kegiatan KKN Adaptif Pandemik-4,'' lanjutnya.
Sementara Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu merasa terdukung dengan terselenggaranya KKN Adaptif Pandemika-4 Unika Soegijapranata. Sebagai pimpinan daerah Kota Semarang dengan penduduk sekitar 1,7 juta jiwa, tidak mudah dalam memberikan payung ketentraman di tengah badai pandemi covid-19 yang oleh para pengamat memprediksi belum tahu kapan akan berakhir.

''Namun ketidakpastian ini tidak membuat kami gentar atau takut karena saya yakin dengan hadirnya para mahasiswa di tengah masyarakat akan membantu penanganan covid-19. Hal tersebut terbukti, salah satunya adalah semakin menurunnya angka covid di Kota Semarang, ” ungkap Ir Hevearita Gunaryanti.

Baca Juga: Beragam Cara Memutihkan Wajah dengan Beras
“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih dengan terselenggaranya kegiatan KKN Adaptif Pandemika-4 oleh Unika Soegijapranata ini, dan berharap bisa berlanjut dengan Pandemika berikutnya terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi melalui inovasi-inovasi yang sesuai dengan topografi Kota Semarang, ” lanjutnya. ***

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sri Suciati Calon Tunggal Rektor UPGRIS

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:34 WIB
X