Sebelum Terjun KKN, Mahasiswa UPGRIS Digembleng soal Kebencanaan

- Senin, 6 Desember 2021 | 14:11 WIB
Wakil Rektor I UPGRIS Dr Sri Suciati saat menyampaikan pembekalan mahasiswa KKN secara daring di Gedung Pusat di kampus UPGRIS, Senin 6 Desember 2021. (dok Humas UPGRIS)
Wakil Rektor I UPGRIS Dr Sri Suciati saat menyampaikan pembekalan mahasiswa KKN secara daring di Gedung Pusat di kampus UPGRIS, Senin 6 Desember 2021. (dok Humas UPGRIS)


SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dalam menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat dan KKN, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM ) UPGRIS, Arisul Ulumuddin mendorong mahasiswa peserta KKN untuk memberikan edukasi kebencanaan hingga membentuk struktur forum desa tangguh bencana di masing-masing desa atas bimbingan BPPD kabupaten/kota setempat.

"Mahasiswa paling tidak bisa melakukan program pengetahuan kebencanaan atau mitigasi bencana. Sebab pencegahan dinilai jauh lebih penting. Mereka bisa datang ke sekolah untuk memberikan edukasi, sampai membentuk dalam satu desa ada struktur forum desa tangguh bencana," kata Aris disela-sela kegiatan pembekalan mahasiswa KKN secara daring di Gedung Pusat di kampus UPGRIS, Senin 6 Desember 2021.
Pembekalan dibuka oleh Rektor UPGRIS Dr Muhdi dan pembekalan disampaikan Wakil Rektor I UPGRIS Dr Sri Suciati.

Baca Juga: Varian Delta Melonjak, Maskapai China Tangguhkan Penerbangan dari 37 Negara

Pada pelaksanaan KKN yang mengangkat tema "Pemberdayaan Masyarakat melalui Literasi Digital dalam Mendukung Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)" ini, UPGRIS menerjunkan 1.655 mahasiswa. Mereka nantinya tersebar di 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah dan sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

"Untuk di Jawa Tengah diantaranya Semarang, Banjarnegera, Banyumas, Batang, Blora, Jepara, Kendal, Kudus, Pati, Tegal, Pekalongan dan lainnya. Sedangkan yang di luar Jawa ada di Balikpapan dan Kotawaringin Barat," jelasnya.

Baca Juga: Ustaz Zacky Mirza Kecelakaan, Istri Bagikan Emoji Menangis

Mahasiswa akan melaksanakan kegiatan pengabdian selama satu bulan penuh, dimulai dari 27 Januari hingga 27 Februari 2022 mendatang. Adapun pembekalan dilakukan secara bertahap. Sebelumnya pada 1 Desember kemarin, mahasiswa mendapat arahan secara daring dan luring di Kantor BPBD Jateng.

"Terkait bidang KKN sendiri, ada bidang pendidikan, literasi, kewirausahaan, lingkungan, kemiskinan, dan stunting yang menjadi isu nasional dengan melibatkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam rangka penurunan angka stunting," ungkapnya.

Baca Juga: Ulang Tahun ke 22, Intip Karakter Amanda Manopo Menurut Weton Jawa

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sri Suciati Calon Tunggal Rektor UPGRIS

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:34 WIB
X