Jalan Diperluas, Bagaimana Mobilitas Pasar Sraten Magelang Sekarang?

- Senin, 4 Juli 2022 | 14:28 WIB
Kondisi proyek pelebaran jalan di area Pasar Sraten menyebabkan sedikit kemacetan di sejumlah area pasar.  (Nila Rafiqa / magang Ayosemarang)
Kondisi proyek pelebaran jalan di area Pasar Sraten menyebabkan sedikit kemacetan di sejumlah area pasar. (Nila Rafiqa / magang Ayosemarang)

MAGELANG, AYOSEMARANG.COM -- Proyek pelebaran jalan di area Pasar Sraten sampai ke daerah Brajan, Danurejo, Mertoyudan, Magelang, digadang-gadang sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas jalan.

Proyek tersebut digagas oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Magelang yang telah bekerja sama dengan pihak kontraktor.

Wawan selaku pihak kontraktor mengatakan, proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu kurang lebih empat sampai lima bulan ke depan, terhitung dari bulan Mei 2022.

Baca Juga: Libatkan 124 Mahasiswa Prodi PBSI, Untidar Gelar 4 Jenis Magang

Sayangnya, menurut pantauan reporter di lapangan, usaha perbaikan kualitas jalan ini justru mengakibatkan sedikit kemacetan di area pasar. Pasalnya, tidak ada trotoar dan bahu jalan yang membatasi antara lapak pedagang dan jalan raya. Lajur jalan menyempit hingga satu lajur, baik yang mengarah ke area pasar maupun ke daerah Brajan.

Dalam kesempatan waktu kurang lebih dua hari, para pedagang di trotoar masih diperbolehkan untuk berdagang. Sehari sebelum proyek dilaksanakan, lapak mereka dilakukan perbaikan. Tidak ada protes yang dilayangkan warga karena sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi oleh pihak DPU.

“Untuk area pasar Sraten sendiri, proyek pelebaran jalan akan selesai dalam waktu kurang lebih dua hari. Namun, kami menargetkan untuk proyek ke daerah Brajan, Danurejo, Mertoyudan, Magelang akan selesai empat sampai lima bulan ke depan.” jelas Wawan, Sabtu, 2 Juli 2022.

Baca Juga: Ini Rute Piknik 3 Lokasi Wisata Semarang, dari Kota Lama, Lawang Sewu, dan Semarang Bridge Fountain

Dengan adanya proyek yang dilakukan tersebut, diharapkan dapat membantu bagi pengendara roda dua maupun roda empat yang hendak melewati daerah sekitar pasar agar tidak mengakibatkan kemacetan. Selama proses pelebaran jalan, para pedagang yang berjualan di trotoar masih diperbolehkan untuk berjualan dengan lapak yang sebelumnya sudah diperbaiki guna mempermudah transaksi antara penjual dengan pembeli.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRIN Gelar Bimtek Kekayaan Intelektual di Batang

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:39 WIB
X