Siasat Penjual Tahu Tempe agar Tetap Laku Disaat Kedelai Tinggi

- Senin, 3 Oktober 2022 | 16:37 WIB
Pedagang tahu dan tempe di Pasar Cepiring mengecilkan ukuran agar tidak ditinggal pembeli dan tidak menaikanharga. (edi prayitno/kontributor Kendal)
Pedagang tahu dan tempe di Pasar Cepiring mengecilkan ukuran agar tidak ditinggal pembeli dan tidak menaikanharga. (edi prayitno/kontributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM - - Perajin dan pedagang tahu dan tempe bagaikan memakan buah simalakama. Kenaikan harga kedelai yang mencapai Rp 12.850 membuatnya harus memutar otak agar tetap berproduksi namun tetap laku dibeli. Untuk menaikan harga jual karena kenaikan biaya produksi tidak ingin dilakukan perajin dan pedagang.

Alasanya tidak ingin kehilangan pelanggan, ,membuat penjual tahu dan tempe di Pasar Cepiring kendal tidak menaikan harga jualnya. Meski demikian mereka lebih memilih untuk mengecilkan ukuran tahu dan tempe, setelah kenaikan harga kedelai sehingga tidak merugi.

“Tahu dan tempe adalah makanan tradisional dan menjadi menu wajib. Kita tidak ingin masyarakat tidak kuat makan tahu dan tempe karena harganya mahal,” kata Mursidah pedagang di Pasar Cepiring Senin 3 oktober 2022/

Menurutnya akibat naiknya harga kedelai yang mencapai RP 12.850 per kilogram, penjual tahu dan tempe hanya bisa memperkecil ukuran dagangnnya. Ini siasat agar tak kehilangan pelanggan, untuk penjualan tahu dan tempe di pasar Cepiring masih seperti biasa atau stabil tidak ada kenaikan harga jual tahu dan tempe.

“Kedelai agustus lalu sudah tinggi sebesar yakni Rp 12.100 per kilogram terus sekarang naik lagi. Agar tidak merugi ya terpaksa memperkecil ukuran tahu dan tempe yang dijual, namun tidak menaikkan harga sehingga pelanggan tidak kecewa,” imbuhnya.

Sementara pemilik warung makan, Ahmad Zaini mengatakan mayoritas pelanggannya tidak kecewa dengan ukuran tahu dan tempe yang lebih kecil asalkan harganya tetap sama. “Tidak protes kok kalau harus dikecilkan ukurannya asalkan harga tidak dinaikan sehingga mereka masih bisa makan tahu dan tempe,” ujarnya.

Para penjual berharap dengan tidak menaikan harga dan mengecilkan kembali ukuran tahu dan tempe penjualannya akan tetap stabil sehingga tidak merugi.

Editor: Akbar Hari Mukti

Tags

Terkini

Siapkan Porprov Korpri 2023, Ini Persiapan ASN Kendal

Rabu, 23 November 2022 | 19:42 WIB
X