Malaysia Umumkan 30 Kasus Omicron dari Jamaah Umrah

- Minggu, 26 Desember 2021 | 17:00 WIB
Ilustrasi, varian Omicron kemungkinan memiliki materi genetik dari virus yang menyebabkan flu biasa.  (istimewa)
Ilustrasi, varian Omicron kemungkinan memiliki materi genetik dari virus yang menyebabkan flu biasa. (istimewa)

MALAYSIA, AYOSEMARANG.COM – Kasus Covid-19 varian Omicron telah merebak di sejumlah Negara kawasan Asia.

Di Malaysia, dari 49 kasus virus Covid-19 varian Omicron terdapat 30 orang kasus usai melakukan umrah dari Arab Saudi.

Hal itu dikatakan Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamaluddin pada Sabtu 25 Desember 2021.

Baca Juga: Hadir di Pembangunan Pagar Makam, Wabup Kendal Pesan untuk Banyak Beramal

Dikutip dari republika.co.id, dia mengatakan banyak dari jamaah umrah ini yang tidak mematuhi prosedur operasi standar (SOP) selama menjalani karantina di rumah. Beberapa dari mereka bahkan disebut telah menerima pengunjung di rumah, serta secara tidak sengaja menyebarkan virus ke kerabat dan tetangga.

Dilansir di The Edge Markets, Ahad (26/12), Khairy yang mengatakan dari total 62 infeksi Omicron di Malaysia sejauh ini, 61 kasus diimpor. Sementara, satu kasus lainnya kemungkinan merupakan infeksi lokal yang dilaporkan di Sarawak pada Jumat (24/12).

Dia juga mengatakan Institute for Medical Research (IMR) telah melakukan tes uji genotipe PCR pada 145 sampel positif Covid-19. Sampel ini didapat dari para pelancong pada 15 hingga 21 Desember, dengan 60 di antaranya dianggap sebagai varian Omicron.

Baca Juga: Pastikan Aman, Petugas Gabungan Amankan Gereja di Kendal

"Pada 24 Desember, 45 dari 60 sampel dugaan dikonfirmasi sebagai varian Omicron melalui pengurutan genom yang dilakukan oleh IMR," kata Khairy dalam konferensi pers.

Sementara itu, Institute of Health and Community Medicine, Universiti Malaysia Sarawak, disebutkan telah mendeteksi empat kasus Omicron.

Halaman:

Editor: Iswara Bagus

Sumber: republika.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X