Polisi Periksa 50 Saksi dan 6 Barang Bukti Terkait Dugaan Ujaran Kebencian Bahar bin Smith

- Sabtu, 1 Januari 2022 | 14:01 WIB
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan . (Divisi Humas Polri)
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan . (Divisi Humas Polri)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM – Polda Jawa Barat telah melakukan penyidikan kasus dugaan ujaran kebencian yang mengandung unsur SARA dengan terlapor Bahar bin Smith.

Penyidik Polda Jawa Barat telah melakukan pemeriksaan kepada 50 orang saksi dan 6 barang bukti.

Hal itu dikatakan Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Sabtu 1 Januari 2021.

Baca Juga: Polri Telah Merekrut 83 dari Kalangan Santri, 56 di Antaranya Hafiz Qur'an

“Adapun perkembangan sampai hari ini, saksi yang telah diperiksa bertambah menjadi total 50 orang dan 6 item barang bukti,” kata Ahmad.

Untuk mempermudah mengindetifikasi para saksi, penyidik membagi dalam dua klaster tempat kejadian perkara (TKP), yaitu klaster Bandung sebagai TKP awal tempat Bahar bin Smith ceramah yang diduga berisi ujaran kebencian sebanyak 15 orang saksi dan klaster Garut menjadi 10 saksi.

Kemudian saksi pelapor yang diperiksa sebanyak 4 orang dan saksi ahli sebanyak 21 orang. Untuk barang bukti tambahan yang disita yakni satu buah handphone pada klaster TKP Garut dan satu buah flashdisk pada klaster Bandung.

Baca Juga: HEBOH Jae Mendadak Keluar dari DAY6, Begini Penjelasan Lengkap JYP Entertainment

“Adapun semua barang bukti digital atau digital evidence yang telah kami sita, dan telah dikirim ke Laboratorium Digital Forensik Bareskrim Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Penyidik, kata Ramadhan, akan terus mengembangkan kasus ini dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi lainnya yang diperlukan secara profesional dan dengan scientific crime investigation.

Halaman:

Editor: Iswara Bagus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X