Jelang Pemilu 2024, Polri Antisipasi Sebaran Hoaks Sejak Dini

- Rabu, 12 Januari 2022 | 17:50 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam acara Kosgoro 1957 secara virtual, Rabu 12 Januari 2022. (Humas Polri)
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam acara Kosgoro 1957 secara virtual, Rabu 12 Januari 2022. (Humas Polri)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM – Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 2024 menjadi perhatian khusus Polri khusunya dalam rangka gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Salah satu yangh diantisipasi Polri adalah penyebaran berita bohong atau Hoax yang berpotensi muncul pada tahun 2022.

Hal itu dikatakan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam acara Kosgoro 1957 secara virtual, Rabu 12 Januari 2022.

“Prediksi kami Tahun 2022 sampai menjelang 2024 situasi-situasi seperti itu (penyebaran berita hoaks) akan muncul kembali dan ini harus kita antisipasi bersama,” kata Dedi.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 13 Januari 2022 : Capricorn, Aquarius dan Pisces Jangan Mudah Tertipu

Dedi menggandeng Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) untuk ikut berperan mengantisipasi penyebaran berita bohong tersebut. Dia meyakini Kosgoro yang banyak tokoh-tokoh muda mampu memerangi berita-berita hoaks, memberi literasi, edukasi, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Sehingga, bangsa ini tidak mudah terpecah belah,” ujar jenderal bintang dua itu.

Menurut dia, langkah-langkah antisipasi gangguan kamtibmas itu bisa dilakukan dengan kebersamaan, meningkatkan persatuan dan kesatuan. Kemudian, menyadari Indonesia adalah bangsa besar, yang terdiri dari suku, agama, dan bahasa yang sangat banyak.

“Jangan sampai terprovokasi oleh orang-orang yang ingin memecah belah bangsa ini,” ungkap mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu.

Baca Juga: Flavio Beck Junior Tercatat di Laman PT LIB, PSIS Semarang Sudah Tetapkan Slot Pemain Asing?

Halaman:

Editor: Iswara Bagus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Dia Makna Filosofis Logo HUT RI yang Ke-77

Senin, 15 Agustus 2022 | 18:17 WIB
X