Puasa Dzulhijjah Haruskah 9 Hari Berturut-turut? Ini Penjelasannya

- Senin, 4 Juli 2022 | 09:34 WIB
Ilustrasi. Pelaksanaan Puasa Dzulhijjah menjelang Hari Raya Idul Adha 2022.  (pixabay)
Ilustrasi. Pelaksanaan Puasa Dzulhijjah menjelang Hari Raya Idul Adha 2022. (pixabay)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM – Puasa Dzulhijjah merupakan salah satu dari beberapa amalan di bulan Dzulhijjah. Namun apakah pelaksanaannya harus dilakukan selama sembilan hari berturut-turut? Begini penjelasannya.

Pemerintah telah menetapkan bahwa hari raya Idul Adha 2022 atau 10 Dzulhijjah jatuh pada hari Minggu tanggal 10 Juli 2022. Sebelum datangnya Idul Adha, hari-hari tersebut hendaknya diisi dengan memperbanyak amalan. Salah satunya yakni Puasa Dzulhijjah.

Beberapa ulama berpendapat bahwa dalam Puasa Dzulhijjah yang ditekankan adalah Puasa Arafah.

Baca Juga: Perbedaan Puasa Arafah dan Tarwiyah, Dua Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah

Namun banyak juga yang berpendapat bahwa sebaiknya dilakukan selama sembilan hari berturut-turut.

Jika ingin mengikuti anjuran Nabi Muhammad SAW, dianjurkan untuk melaksanakan puasa Dzulhijjah selama sembilan hari berturut-turut.

Seperti disebutkan dalam hadist dari Hashah, yang dimuat dalam buku Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq.

Baca Juga: Antara Puasa Dzulhijjah dan Qadha Puasa Ramadhan, Mana yang Lebih Utama?

"Empat hal yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasullah yaitu: puasa Asyura (10 Muharram), puasa 10 hari bulan Dzulhijjah, puasa tiga hari setiap bulan dan shalat 2 rakaat sebelum shalat fajar (subuh)."

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Zodiak yang Tidak Bisa Melihat Tempat Kumuh

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:27 WIB
X