Isi Kuliah Umum di Undip, Zulkifli Hasan dan Erick Thohir Optimistis RI Siap Hadapi Resesi

- Jumat, 2 Desember 2022 | 13:06 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Menteri BUMN Menteri BUMN Erick Thohir usai mengisi kuliah umum foto bersama jajaran pimpinan FEB Undip, Jumat 2 Desember 2022. (istimewa)
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Menteri BUMN Menteri BUMN Erick Thohir usai mengisi kuliah umum foto bersama jajaran pimpinan FEB Undip, Jumat 2 Desember 2022. (istimewa)


SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Menteri BUMN Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan optimismenya bahwa Indonesia akan mampu menghadapi ancaman resesi tahun depan. Optimisme ini disampaikan Zulkifli Hasan dan Erick Thohir saat mengisi kuliah umum di Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) Tembalang, Jumat 2 Desember 2022.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia bisa bertahan meski adanya geopolitik yang berakibat pada gejolak ekonomi global. Erick yakin ekonomi nasional tetap tumbuh di angka 5%.

"Optimisme ini tetap harus kita bangun, dan saya yakin ekonomi nasional tetap akan tumbuh di angka 5 persen,'' tegas Erick Thohir.

Baca Juga: Apa Artinya Resesi? Dampak Resesi Ekonomi 2023 Bagi Indonesia

Meski demikian, ia menekankan, untuk mencapai pertumbuhan itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Antara lain soal potensi sumber daya alam yang selama ini lebih banyak diekspor dengan bentuk bahan mentah.

''Oleh sebab itulah perlu hilirisasi industri. Selain sumber daya alam bisa dimanfaatkan dalam bentuk produk jadi siap ekspor, akan banyak tenaga kerja yang terserap disana,'' jelasnya.

Hal yang sama diungkapkan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Menurutnya RI bisa mengatasi ancaman resesi, salah satu caranya dengan memperluas pasar ekspor.

''Selama ini kita masih terpaku pada pasar tradisional yakni Eropa dan Amerika. Padahal daya beli disana juga menurun. Oleh karena itu perlu terobosan pasar baru seperti di kawasan Asia Selatan. Di sana pasarnya sangat luas dengan jumlah penduduk 1,5 miliar,'' jelasnya.

Baca Juga: Air Rob Naik, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Banjir Hari ini, Bukan Tanggul Jebol

Ia menyatakan, Indonesia juga sudah memutuskan akan menjadi negara maju pada 2045. Untuk mencapai ke arah sana dibutuhkan satu cara yaitu menguasai pasar dunia. ''Jadi jangan hanya jadi pasar saya, tetapi harus bisa jadi produsen dan menembus seluas mungkin pasar ekspornya,'' tambahnya.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Beasiswa KIP Kuliah 2023, Camaba Wajib Pantau!

Senin, 6 Februari 2023 | 20:59 WIB

Rektor Unnes Dorong Dosen Publikasi Hasil Riset

Jumat, 3 Februari 2023 | 17:04 WIB
X