Diduga Potong Dana Penelitian, BEM KM Unnes Minta Polrestabes Semarang Usut Tuntas 17 Dosen

- Selasa, 19 April 2022 | 15:55 WIB
Mahasiswa BEM KM Unnes secara simbolik membawa kucing sebagai pemburu tikus korupsi di Polrestabes Semarang. (Istimewa)
Mahasiswa BEM KM Unnes secara simbolik membawa kucing sebagai pemburu tikus korupsi di Polrestabes Semarang. (Istimewa)

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes) mendatangi kantor Polrestabes Semarang untuk menuntut penyelidikan dugaan kasus tindak pidana korupsi di kampusnya, Selasa 18 April 2022.

BEM KM Unnes yang berjumlah 10 orang itu menuntut kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh 17 dosen dan tenaga pendidik diusut.

17 dosen dan tenaga pendidik ini diduga melakukan pemotongan dana penelitian.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan di Gajahmungkur Semarang, Mobil Ngebut Tabrak 3 Motor dan Warung, 3 Luka-luka

Menteri Koordinator Sosial Politik (Menko Sospol) BEM KM Unnes Filipus Galang mengklaim dia sudah mengantongi sejumlah nama.

"Kami sudah mengantongi nama aktor dibalik dugaan kasus tersebut," kata Filipus usai memberikan dukungan dan audiensi secara tertutup.

Filipus menyebut polisi akan melakukan sejumlah strategi sesuai standar operasional prosedur.

Filipus menyebut dana penelitian dari 17 dosen dan tendik tersebut diduga dipotong Lembaga Penelitian dan Pengabdian Mahasiswa (LPPM) Unnes.

Dugaan tersebut mengarah pada pemotongan dana yang bersumber dari DIPA Penerbangan Negara Bukan Pajak (PNBP) Unnes tahun anggaran 2018-2021.

Halaman:

Editor: Akbar Hari Mukti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X