KAMUS SEMARANGAN Kata Ndolor, Ngasi Hingga Ngeleh, Ini Artinya di Dialek Semarangan

- Minggu, 26 Juni 2022 | 20:30 WIB
Tugu Muda Semarang. Ilustrasi kosakata dialek semarangan (Ayosemarang/Audrian)
Tugu Muda Semarang. Ilustrasi kosakata dialek semarangan (Ayosemarang/Audrian)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Berikut ini ulasan mengenai kosakata dialek semarangan yang bisa Anda ketahui.

Adapun kosakata dialek semarangan kali ini merupakan lanjutan artikel sebelumnya.

Yang mana, kosakata dialek semarangan kali ini akan dimulai dari ndolor hingga ngeleh. Apa saja artinya, simak ulasannya di bawah ini.

Dalam bahasa Jawa terdapat tiga kata yang bermakna kepala sebagai organ tubuh, yakni endhas/ndhas, sirah, dan mustaka.

Di dialek mataraman, endhas digunakan untuk merujuk pada kepala binatang (contoh: endhas pitik, endhas sapi).

Baca Juga: Liburan Mau Beli Jajanan Khas Semarangan? Ini 13 Pusat Oleh-oleh di Semarang yang Bisa Dikunjungi

Bagaimana di dalam dialek semarangan? Penulis buku Halah Pokokmen Kupas Tuntas Bahasa Semarangan, Hartono Samidjan pun memberikan ulasannya.

Hartono menuliskan dalam dialek semarangan, endhas atau lebih sering diucapkan ndhas juga dipakai merujuk pada kepala orang.

"Kata ndhas dipakai dalam ragan ngoko oleh para penutur yang berusia sebaya, sama-sama muda atau sama-sama tua, dan sudah akrab," tulisnya.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Capaian Pembayaran PBB di Kendal Baru 21,92 Persen

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:05 WIB

Cegah Radikalisme, ini Pesan Dandim dan Bupati Kendal

Senin, 15 Agustus 2022 | 17:50 WIB
X