KAMUS SEMARANGAN Enggak Usah Bingung, Ini Arti Kata Lempoh, Lenjeh, dan Lodong di Dialek Semarangan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 15:00 WIB
Wisatawan yang ramai di Kota Lama. Ilustrasi kosakata dialek semarangan (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Wisatawan yang ramai di Kota Lama. Ilustrasi kosakata dialek semarangan (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM - Berikut ini ulasan mengenai kosakata dialek semarangan yang bisa Anda ketahui.

Adapun kosakata dialek semarangan kali ini merupakan lanjutan artikel sebelumnya.

Yang mana, kosakata dialek semarangan kali ini akan dimulai dari lempoh hingga loteng. Apa saja artinya, simak ulasannya di bawah ini.

“Rak sah kakean cocot. Gaweanmu ndang digarap.”

Bagi orang awam pengucapan tadi mungkin terkesan kasar karena menyebut salah satu organ tubuh.

Baca Juga: KAMUS SEMARANGAN Koyane Gedhi, Koplak, Krenyeh, Kosakata yang Familiar di Dialek Semarangan

Namun beda halnya jika dipandang dalam konteks bahasa semarangan atau yang mengucapkan adalah orang Semarang.

Penulis buku Halah Pokokmen Kupas Tuntas Bahasa Semarangan Hartono Samidjan menjelaskan jika percakapan seperti itu lazim digunakan.

Pasalnya, dalam bahasa semarangan pengucap biasa menggunakan bagian-bagian tubuh untuk pelengkap pengucapan dan dalam pengucapan organ tubuh pun, dialek semarangan punya kekhasan khusus.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X