Diembat, Mbuh-mbuhan, dan Sakemohe, Ini Artinya di Bahasa Semarangan

- Jumat, 8 Juli 2022 | 21:47 WIB
Lawang Sewu. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Lawang Sewu. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGTENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Berikut ini ulasan mengenai kosakata bahasa semarangan yang bisa Anda ketahui.

Adapun kosakata bahasa semarangan kali ini merupakan lanjutan artikel sebelumnya.

Yang mana, kosakata bahasa semarangan kali ini akan dimulai dari eman-eman hingga empal. A saja artinya, simak ulasannya di bawah ini.

Menurut Hartono Samidjan, dalam bukunya "Halah Pokokmen, Kupas Tuntas Dialek Semarangan" sebagai ragam bahasa lisan, bahasa semarangan sangat mudah menyerap kata-kata dari bahasa asing.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Toko Sneakers di Semarang, Berkualitas dan Banyak Koleksi

Contohnya, bahasa semarangan yang menyerap kata dan istilah dari dunia komputer dan teknologi informasi.

"Hampir semua istilah bisa 'dijawakan' dengan menambah awalan (di) atau akhiran (an). Misalnya, di-upload, di-delete, prin-prinan, kopian, facebook-an, twitter-an," tulisnya.

Hartono menambahkan, belakangan ini ada pula beberapa kata dari bahasa Inggris yang dijawakan.

Misalnya, untuk menggantikan kata waris atau sedulur yang berarti kerabat atau saudara. Orang Semarang lebih suka menyebut 'pamili dari kata family.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X