Bupati Batang Wihaji Minta UPK DAPM Mukti Kecamatan Reban Kembangkan Usahanya 

- Selasa, 25 Januari 2022 | 16:27 WIB
Bupati Batang Wihaji saat menandatangani prasasti peresmian Gedung Sasan Mukti Kencana BP DAPM  Mukti Kecamatan Reban,  Selasa 25 Januari 2022. (dok)
Bupati Batang Wihaji saat menandatangani prasasti peresmian Gedung Sasan Mukti Kencana BP DAPM Mukti Kecamatan Reban, Selasa 25 Januari 2022. (dok)

BATANG, AYOSEMARANG.COM -- Unit Pengelola Keuangan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat, Mukti Kecamatan Reban atau UPK DAPM Mukti Kecamatan Reban dinilai berhasil dalam pengelolaan dan pengembangan.

Dengan modal awal pasca program PNPM Mandiri Perdesaan sebesar Rp2 miliar, hingga sampai dengan sekarang, total asset UPK DAPM Mukti Kecamatan Reban telah mencapai Rp10 miliar.

Atas keberhasilan dalam pengelolaan dan pengembangan, Bupati Batang Wihaji meminta UPK DAPM Mukti Kecamatan Reban untuk melabarkan sayapnya ke berbagai kecamatan.

"Kita coba bandingkan dengan lembaga keuangan Pemkab yang uangnya di atas Rp50 miliar target laba bersih cuma dapat Rp 1,2 miliar. Tadi saya dengan yang diputar sekitar Rp8 miliar targetnya Rp1,2 miliar," kata Bupati Batang Wihaji, saat mengahadiri lapoan pertanggungjawaban UPK DAPM Mukti Kecamatan Reban, Selasa 25 Januari 2022. 

Baca Juga: Cara Mengganti KK dan Akta Kelahiran Terbaru dengan Barcode

Ini artinya, lanjut Wihaji, modalnya banyak lembaga keuangan milik Pemkab Batang. Namun secara hasil labanya ada kesamaan. 

"Ini luar biasa dam bangga disaat pandemi Covid-19 masih bisa bertahan. Karena mengelola uang itu tidak mudah, kalau pengelola tidak memiliki integritas bisa saja bubar,"ungkap Wihaji. 

Politisi Golkar juga meminta lembaga keuangan UPK DAPM Mukti Kecamatan Reban harus berubah menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

"Lembaga keuangan inikan alumni PNPM yang merubah bentuk. Karena hari ini ada regulasi baru, maka harus dirubah menjadi Bumdes," jelasnya. 

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X