TMMD Reguler ke-113 di Sleman, Bangun Masjid Hanya Dalam Waktu 30 Hari

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 21:14 WIB
TNI bersama warga bergotong royong dalam TMMD Reguler ke-113 di Dusun Karangasem, Desa Pandowoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. (istimewa)
TNI bersama warga bergotong royong dalam TMMD Reguler ke-113 di Dusun Karangasem, Desa Pandowoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. (istimewa)


YOGYAKARTA, AYOSEMARANG.COM - Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler ke-113 di wilayah Korem 072/Pamungkas yang dilaksanakan di Kodim 0732/Sleman tepatnya di Dusun Karangasem, Desa Pandowoharjo, Kabupaten Sleman menyimpan cerita menarik. Sebab, pengerjaan pembangunan Masjid Nurul Iman di Dusun tersebut diibaratkan “Masjid Bandung Bondowoso''.

Dengan dana terkumpul sejumlah Rp150 juta ditambah dari dana pagu awal TMMD warga bersama TNI bekerja dari pagi hingga pukul 24.00 setiap harinya.

Dandim 0732/Sleman Letkol Inf Arief Wicaksana SH MHan ketika rapat pembangunan Masjid Nurul Iman di tahap perencanaan TMMD menyatakan karena warga ingin masjid dibangun baru, sementara waktunya resminya hanya tiga puluh hari, maka dibutuhkan waktu ekstra pengerjaannya.

''Ibaratnya Bandung Bondowoso, harus selesai lebih cepat dari waktu normal,'' ungkap Dandim.

Baca Juga: Akibat Sungai Meluap, 9 Kelurahan di Kendal Dilanda Banjir Selama 2 Hari

Dalam pengerjaanya, TNI dan warga juga tidak pernah mengenal hari libur. “Kami berharap semua kegiatan fisik program TMMD dapat selesai sesuai jadwal, bahkan segera selesai dan segera bisa dinikmati langsung oleh warga Karangasem,'' tegas Dandim.

Tanpa mengenal libur, anggota Satgas TMMD dengan dibantu warga setempat terus bergelut dengan material dan suara mesin molen serta berpacu dengan waktu.

Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto mengungkapkan bahwa program ini berupa akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana. TMMD merupakan metode merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotongroyongan untuk mengatasi persoalan kebangsaan.

Baca Juga: Ciri Pekerja Pasti Dapat BSU BPJS Ketenagakerjaan 2022, Cair Rp1 Juta Ditransfer Rekening

“Lewat program TMMD, seluruh elemen masyarakat bersatu menggelorakan semangat untuk selalu siap berjuang secara kolektif. Bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan mengimplementasikan dalam wujud pembangunan baik secara fisik maupun non fisik” ungkapnya.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinkes Batang Temukan 2 Kasus Covid-19 Baru

Jumat, 1 Juli 2022 | 14:31 WIB
X