Romo Budi Jadi Doktor Baru di Unika: Jadikan Gerakan Masyarakat Kendeng Utara Sebagai Objek Kajian

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 21:19 WIB
Dosen Unika Aluysius Budi Purnomo atau yang akrab disapa Romo Budi saat ditemui, Jumat 21 Januari 2022. Romo Budi menjadikan gerakan masyarakat Kendeng Utara sebagai objek kajian. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Dosen Unika Aluysius Budi Purnomo atau yang akrab disapa Romo Budi saat ditemui, Jumat 21 Januari 2022. Romo Budi menjadikan gerakan masyarakat Kendeng Utara sebagai objek kajian. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

GAJAHMUNGKUR, AYOSEMARANG.COM — Dosen Unika Aloysius Budi Purnomo atau yang disapa Romo Budi resmi menambah Doktor baru di bidang lingkungan Unika Soegijapranata.

Dinobatkannya Romo Budi sebagai Doktor baru di bidang lingkungan setelah dia menamatkan studinya pada Program Doktor Ilmu Lingkungan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Lingkungan Unika Soegijapranata.

Sidang terbuka ujian disertasi Romo Budi dilaksanakan pada Jumat 21 Januari 2022 dengan judul penelitian Model Kepemimpinan Ekoteologis Interreligius Sesuai Ensiklik Laudato Si' Dalam Konteks Komunitas Pegunungan Kendeng Utara.

Baca Juga: Kunjungi Wapres, Pembalap Moto3 GP Mario Suryo Aji Minta Doa Restu

Saat ditemui di Unika, Romo Budi mengungkapkan isi penelitiannya tersebut. Dia mengambil objek penelitian di Komunitas Pegunungan Kendeng Utara.

Menurut Romo Budi, yang utama di situ adalah kepemimpinan intrereligius. Yaitu kepemimpinan bersama, semua agama dan kepercasyaannya termasuk agama adat yang menjadi fokus riset saya, yang berjuang untuk menjaga keutuhan ciptaan dan menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga: Telepon PM Kamboja, Jokowi Bicara Persoalan Myanmar

"Saya menemukan dua hal, pertama, adanya kesesuaian ekoteologis interreligius dengan ensiklik laudato si' sebagai konsep yang sejalan demi merawat bumi. Yaitu dengan melibatkan semua orang tanpa memandang agama dan kepercayaan," kata Romo Budi

Lalu Eco theologist artinya satu sikap dasar yang ramah dan peduli lingkungan sesuai ajaran agama dan kepercayaan masing-masing.

Romo Budi menambahkan semua agama mengajarkan bahwa bumi ini diberikan kepada manusia bukan untuk dirusak tetapi untuk dijaga.

Halaman:

Editor: Iswara Bagus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sri Suciati Calon Tunggal Rektor UPGRIS

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:34 WIB
X