Wujudkan Generasi Emas 2045, Peran Pendidik Sangat Penting

- Jumat, 24 Juni 2022 | 14:11 WIB
Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr Sri Suciati di sela-sela webinar nasional dengan tema “Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila sebagai Generasi Unggul” yang digelar pada Jumat 24 Juni 2022.  (dok Humas UPGRIS)
Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr Sri Suciati di sela-sela webinar nasional dengan tema “Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila sebagai Generasi Unggul” yang digelar pada Jumat 24 Juni 2022. (dok Humas UPGRIS)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Pendidikan karakter menjadi dasar yang penting sangat penting bagi peserta didik, guna menghasilkan generasi emas 2045. Salah satu kunci untuk menghasilkan generasi emas ini antara lain pada kualitas guru.

Hal ini diungkapkan Rektor Universitas PGRI Semarang Dr Sri Suciati di sela-sela webinar nasional dengan tema “Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila sebagai Generasi Unggul” yang digelar pada Jumat 24 Juni 2022. Webinar berseri ini digelar dalam rangka Dies Natalis ke 41 UPGRIS.

Narasumber dalam webinar ini adalah Wakil Ketua Komisi X DPRI yang membidangi bidang pendidikan Agustina Wilujeng Pramesti dan Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah Dr Muhdi serta dibuka oleh Rektor UPGRIS Dr Sri Suciati.

Lebih lanjut Sri Suciati memaparkan bahwa pendidikan karakter merupakan konteks penting pada generasi emas 2045. Kebijakan pemerintah sendiri untuk menguatkan pendidikan karakter ini diperlukan bantuan atau kerja sama yang baik antara pemerintah, sekolah, pendidik maupun tenaga kependidikan.

Baca Juga: KKN di Desa Penari Bakal Rilis Extended Version, Versi Utuh Kisah Aslinya, Ini Jadwal Tayang di Bioskop

''Karakter sendiri merupakan wujud abstrak dari manusia yang berbentuk perilaku dan kebiasaan setiap individu. Keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk karakter seseorang, di mana mereka dididik dan diajarkan nilai-nilai berbudi luhur. Karakter seseorang juga dibentuk berdasarkan lingkungannya, sekolah dalam hal ini pendidik, memiliki peran penting untuk menguatkan karakter peserta didik,'' paparnya.

Sementara itu, Dr Muhdi mengatakan generasi emas dan berkarakter tidak terwujud dengan sendirinya, tetapi harus beberapa proses pembelajaran dan bimbingan dari keluarga, lingkungan masyarakat maupun lingkungan sekolah. Generasi emas mempunyai kecerdasan menyeluruh, yaitu kecerdasan bekerja secara inovatif, produktif, emosional, spiritual dan dapat berinteraksi sosial dengan lingkungan.

''Pendidikan karakter perlu ditanamkan pada anak-anak sejak mereka masuk sekolah. Disini, peran pendidik yang kompeten sangat dibutuhkan sebagai ujung tombak yang berhadapan langsung dengan peserta didik,'' jelasnya.

Generasi emas, lanjut dia, merupakan mempunyai integritas baik, karakter sebagai bangsa Indonesia, serta berkompetensi dalam bidangnya. ''Generasi emas adalah generasi yang dapat beradaptasi dengan perubahan serta mampu menggunakan kemajuan teknologi digital dengan bijak.''

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KKN di Desa Muncar, Mahasiswa Unnes Buat Tarian

Selasa, 28 Juni 2022 | 17:29 WIB

Openika 2022, Ajang Perjumpaan setelah Pandemi

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:25 WIB

4.289 Calon Mahasiswa UNNES Lolos SBMPTN

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:54 WIB
X