Polrestabes Semarang Buru Begal Ngaku jadi Anggota Polisi

- Selasa, 18 Januari 2022 | 17:26 WIB
AKBP Donny Lombantoruan saat ditemui di Polrestabes Semarang. Satreskrim Polrestabes Semarang sedang memburu pelaku begal yang ngaku sebagai polisi. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
AKBP Donny Lombantoruan saat ditemui di Polrestabes Semarang. Satreskrim Polrestabes Semarang sedang memburu pelaku begal yang ngaku sebagai polisi. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM - Kasus begal dengan modus pura-pura mengaku menjadi Polisi sedang diburu oleh Satreskrim Polrestabes Semarang.

Kabar kasus begal modus pura-pura jadi Polisi itu disampaikan oleh Kepala Satreskrim Polrestabes AKBP Donny Lombantoruan.

Kata Dony, begal ngaku-ngaku jadi Polisi yang diburu oleh Satreskrim Polrestabes Semarang itu terjadi di jembatan Candi Golf Jangli, Kecamatan Tembalang pada Senin 17 Januari 2022 pada pukul 00.50 WIB.

Baca Juga: Ghozali Everyday Awalnya Kaget Foto Selfie NFT Miliknya Laku Keras: Kok Ada yang Beli?

Korban dalam kasus pembegalan ini berinisial YG.

Adapun, kronologi begal ngaku-ngaku jadi polisi itu, menyebabkan dia harus kehilangan sepeda motor honda bernomor polisi H-6132-GJ dan empat unit handphone karena dibegal oleh empat orang tak dikenal dan mengaku-ngaku sebagai polisi.

“Kasus 368 (pasal) pemerasan mengaku menjadi polisi ada sekitar empat orang tersangka tapi korban tidak tahu siapa tersangkanya,” ujarnya.

Donny kemudian memaparkan, kasus bermula ketika korban sedang bertemu dengan dua temannya di Taman Indonesia Kaya atau depan SMA Negeri 1 Semarang, Minggu 16 Januari 2022 pada pukul 22.00.

Dua orang temannya masing-masing berinsial BA dan LR.

Halaman:

Editor: Akbar Hari Mukti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal Pemadaman PLN Semarang Rabu 25 Mei 2022

Selasa, 24 Mei 2022 | 21:53 WIB
X