Begini Cara Dinkes Kota Semarang Tangani Pasien Omicron

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 13:16 WIB
Abdul Hakam Kepala Dinkes Kota Semarang (Audrian Firhannusa/Ayosemarang.com)
Abdul Hakam Kepala Dinkes Kota Semarang (Audrian Firhannusa/Ayosemarang.com)

e

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM - Dinas Kesehatan, Dinkes Kota Semarang pada Jumat 21 Januari 2022 mengabarkan bahwa Covid-19 varian Omicron masuk Semarang.

Namun dari kasus Omicron masuk Semarang itu menurut Kepala Dinkes Kota Semarang penanganannya tidak sulit.

Abdul Hakam saat ditemui di Kantor Dinkes Kota Semarang memaparkan bahwa saat terdeteksi Omicron masuk Semarang, masyarakat tidak perlu panik.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Omicron Masuk Kota Semarang, 4 Pasien dari Satu Keluarga Terpapar

Hakam memaparkan jika omicron sebetulnya tidak lebih berat dari delta. Namun omicron terdeteksinya tidak langsung.

Hakam menegaskan jika perlu waktu 1-2 minggu untuk mengevaluasi jika benar-benar bebas dari omicron.

"Untuk kasus ini kan kita lihat delay seminggu. Memang paling layak sebetulnya karantina 14 hari kalo dari luar negeri. Memang kalo seminggu belum ada gejala, mau pulang dia demam di PCR masih negatif," ungkapnya.

Baca Juga: Alhamdulillah!! 4 Pasien Omicron di Kota Semarang Sudah Sembuh

Lalu bagaimana tata penanganan saat terkena omicron. Dia menegaskan jika masyarakat tidak perlu panik.

Halaman:

Editor: Akbar Hari Mukti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mangkang Banjir Rob, Masuk ke Rumah Warga

Kamis, 19 Mei 2022 | 17:51 WIB
X