Kata Amit, Andri, Anggak dalam Bahasa Semarangan, Ini Artinya

- Senin, 4 Juli 2022 | 21:20 WIB
Bangunan bersejarah Masjid Layur Semarang yang punya bangunan ikonik berupa menara. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Bangunan bersejarah Masjid Layur Semarang yang punya bangunan ikonik berupa menara. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGTENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Kota Semarang yang merupakan Ibu Kota Jawa Tengah ternyata memiliki bahasa khas yang disebut "bahasa semarangan".

Adapun bahasa semarangan lebih eksis sebagai bahasa tutur ketimbang bahasa tulisan.

Hal tersebut diungkapkan, Hartono Samidjan, penulis buku "Halah Pokokmen, Kupas Tuntas Dialek Semarangan".

Lanjutnya, bahasa semarangan, lebih mudah dimengerti secara lisan ketimbang tulisan.

Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Agenda Kunjungan Presiden Jokowi di Kota Semarang, Cek di Sini

Banyak kata khas Semarangan yang berasal dari bahasa Jawa standar tetapi berubah pengucapan.

"Misal 'ngerti' menjadi 'reti', ya wis ta menjadi 'wis ta'," imbuhnya.

Berikut ini beberapa kosakata bahasa semarangan yang bisa Anda ketahui dilansir dari buku Halah Pokokmen, Kupas Tuntas Dialek Semarangan.

1. amit-amit : semacam permohonan agar hal negatof yang diomongkan tidak terjadi pada diri sendiri

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi, Pasar Grosir Buah di Semarang Pindah ke Penggaron

Kamis, 29 September 2022 | 11:24 WIB
X