Tanggul Laut Dibangun untuk Atasi Rob di Kota Kendal

- Senin, 18 Juli 2022 | 21:16 WIB
Pengerjaan sabuk pantai di kawasan Bandengan yang masuk dalam progam Kotaku.  (Edi prayitno/ kontributor Kendal)
Pengerjaan sabuk pantai di kawasan Bandengan yang masuk dalam progam Kotaku. (Edi prayitno/ kontributor Kendal)

 

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Pembangunan program penanganan skala kawasan kota tanpa kumuh (Kotaku) di kampung nelayan Kelurahan Bandengan dan Karangsari, Kecamatan Kota Kendal, Kabupaten Kendal sudah menyelesaikan drainase, gapura, pemasangan sheet pile, dan pembangunan pedestrian. Proyek dengan anggaran Rp23 miliar dari pemerintah pusat itu ditarget selesai Oktober mendatang.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kendal, Noor Fauzi mengatakan, saat ini sedang pengerjaan tanggul laut yang membentang dari wilayah perairan Karangsari hingga Bandengan sepanjang 1 kilometer. Setelah itu disusul pembangunan dua unit rumah pompa untuk mengantisipasi jika terjadi banjir rob dan beberapa pembangunan lanjutan.

Baca Juga: 594 Peserta Ramaikan Piala Ketua DPRD Kendal Cup 2022

Ditambahkan, pembangunan tanggul laut atau sabuk pantai dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya rob. Sehingga, program kota tanpa kumuh skala kawasan di Karangsari dan Bandengan bisa menyulap kawasan kumuh menjadi daya tarik wisata baru.

"Program Kotaku ini sudah dikerjakan sejak Januari lalu, diharapkan menjadi solusi untuk menangani tempat kumuh berbasis kawasan. Kami target Oktober selesai, ya maksimal akhir tahun ini," terangnya, Senin 18 Juli 2022.

Fauzi sudah mengajukan anggaran ke pemerintah pusat senilai Rp56 miliar untuk menuntaskan kawasan kumuh di dua kelurahan itu. Namun, besaran dana yang diterima di angka Rp23 miliar belum cukup untuk menuntaskan kawasan secara menyeluruh.

Baca Juga: Cantik, Beginilah Penampakan Getuk Khas Magelang

"Program Kotaku sudah jalan sesuai perencanaan. Kami sudah ajukan anggaran ke pusat lagi untuk menjangkau program pembangunan yang belum dilakukan, supaya penanganan kawasan kumuh ini bisa optimal," ujarnya.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Guru PAUD Adalah Pengabdian dan Dituntut Kreatif

Senin, 26 September 2022 | 18:42 WIB

Kaliwungu Kendal Diguyur Hujan Es, Warga Panik

Jumat, 23 September 2022 | 20:40 WIB

Nelayan Menilai ada Permainan Harga Ikan di TPI Tawang

Jumat, 23 September 2022 | 15:21 WIB

Puting Beliung Rusak 24 Rumah di Pucuksari Kendal

Kamis, 22 September 2022 | 17:54 WIB
X